Pertemuan konsultasi publik jalan tol di Tabanan, Kamis (20/8/2026). (IDN Times/Wira Sanjiwani)
Selain memberikan paparan langsung, para peserta yang hadir dalam acara konsultasi publik juga diminta memberikan masukan lewat kuesioner. Dalam kuesioner ini, peserta diminta menulis saran hingga pendapat yang nantinya akan menjadi acuan pembangunan.
Perwakilan Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum, Muhamad Yoga, menjelaskan terkait rencana pembangunan tol, pemerintah telah melakukan review studi pada 2025. Review tersebut dilakukan untuk mempertajam studi sebelumnya, termasuk menyesuaikan dengan kondisi dan harga terbaru, serta mengoptimalkan efisiensi biaya pembangunan.
Menurutnya, tahap I pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi ruas Pekutatan-Soka-Mengwi tidak ada perubahan trase dari rencana awal. Hanya ada pertimbangan untuk memperkecil lebar jalan. Dalam rancangan sebelumnya yang memfasilitasi jalur motor, tapi sekarang ada pertimbangan perlu atau tidak jalur tersebut.
Secara keseluruhan, Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi tetap memiliki panjang sekitar 96km (kilometer). Namun, pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama yang disiapkan saat ini adalah ruas Pekutatan-Soka-Mengwi dengan panjang sekitar 43,6km.
Untuk tahap pertama, rencana gerbang tolnya berada di kawasan Pekutatan dan Antosari, serta wilayah Mengwi. Detail pembangunan akan menyesuaikan hasil review dan penyusunan dokumen teknis.