Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Warga Norwegia di Badung Ditusuk Saat Live TikTok

Warga Norwegia di Badung Ditusuk Saat Live TikTok
Ilustrasi reels TikTok (freepik.com/freepik)

Badung, IDN Times - Seorang laki-laki warga Norwegia, Lucipher Daldorf (31), yang menginap di daerah Jalan Pantai Mengening, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung menjadi korban penusukan. Pelakunya adalah Sandy Gebril William Toreh (19) asal Kelurahan Tinoor, Desa Tinoor Dua, Kecamatan Tomohon Utara, Kabupaten Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mengwi, Kompol I Ketut Adnyana, mengatakan peristiwa itu terjadi 15 Oktober 2024 lalu sekitar pukul 23.00 Wita di depan M Mart Banjar Dukuh Pandean, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi. Namun peristiwanya baru dilaporkan pada 16 Oktober 2024 pukul 14.30 Wita.

"Pelaku berhasil kami amankan di Addicted Coffee Tatto dan Barber Jalan Pantai Seseh Munggu. Kami sangkakan Pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 2 tahun 8 bulan penjara," terangnya, Senin (28/10/2024).

1. Pelaku dalam pengaruh minuman keras dan mengambil pisau

Tersangka Sandy Gebril William Toreh (Dok.IDN Times/istimewa)
Tersangka Sandy Gebril William Toreh (Dok.IDN Times/istimewa)

Menurut Kapolsek Mengwi, Kompol I Ketut Adnyana, seorang saksi di lokasi kejadian bercerita, pelaku dan teman-temannya minum-minuman keras di sebuah warung Madura yang berlokasi di depan coffee shop. Saksi melihat pelaku dalam pengaruh alkohol saat dihampiri, dan berbicara melantur. Satu rekan pelaku melihat korban duduk di M Mart, dan mengatakan korban gak bisa mati-mati.

Saksi kemudian meninggalkan pelaku. Sedangkan saksi lain melihat pelaku mengambil sebilah pisau di dapur coffee shop tersebut. Pelaku mengancungkan jari tengah kepada korban sambil mengatakan "I kill you" dan "Fuck off" sembari menaikkan baju untuk memperlihatkan sebilah pisau tersebut yang berada di pinggangnya.

"Pelaku merasa tersinggung ketika korban live TikTok. Dikira korban menertawakan pelaku. Pelaku ini minum Anggur Kolesom," ucapnya.

2. Pelaku kembali ke lokasi kejadian dan melakukan penusukan

Barang bukti pisau yang digunakan untuk menusuk korban (Dok.IDN Times/istimewa)
Barang bukti pisau yang digunakan untuk menusuk korban (Dok.IDN Times/istimewa)

Saksi kemudian mengamankan pisau tersebut dan mengantar pelaku pulang. Namun pelaku kembali ke lokasi sendirian mengendarai sepeda motor, dan membawa pisau yang diselipkan di pinggang. Pelaku bertemu saksi lain dan menyampaikan hal yang sama dengan sebelumnya bahwa korban tidak mati-mati.

Dalam jarak dua meter, pelaku menghampiri korban sambil mengayunkan pisau sebanyak tiga kali hingga gagang pisaunya patah.

"Modus operandi pelaku mengayunkan pisau dapur berkali-kali ke arah korban yang mengenai kedua punggung tangan korban," terangnya.

3. Pelaku tersinggung saat korban bermain handphone dan menoleh ke pelaku

Garis polisi (IDN Times/Ayu Afria)
Garis polisi (IDN Times/Ayu Afria)

Serangan dari pelaku menyebabkan korban mengalami luka robek di bagian tangan kanan, dan luka robek pada tangan kiri. Korban lalu menyelamatkan diri dengan berlari ke arah gang, dan pelaku tetap mengejarnya. Karena tidak terkejar, pelaku meninggalkan lokasi kejadian.

Pelaku mengakui, sebelum melakukan penusukan, juga berusaha merusak sepeda motor korban dan mencabut kuncinya. Keduanya juga sempat terlibat cekcok.

"Pelaku melihat korban bermain hape (handphone) sambil menoleh ke arah pelaku sambil tertawa-tawa dengan bahasa yang tidak dimengerti oleh pelaku. Di sanalah pelaku merasa tersinggung," jelasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Ayu Afria Ulita Ermalia
Irma Yudistirani
Ayu Afria Ulita Ermalia
EditorAyu Afria Ulita Ermalia
Follow Us

Latest News Bali

See More

Cuaca Bali 7 April 2026, Diprediksi Hujan Ringan

08 Apr 2026, 09:22 WIBNews