https://www.freepik.com/free-vector/social-tree-concept-illustration_12491662.htm#query=social%20media&position=7&from_view=keyword&track=ais&uuid=04649df2-757c-4cc7-af8e-afe1c590b506
Dihubungi melalui telepon, Sudiartawan menceritakan awal musibah menimpa dirinya. Dia hendak membeli mobil dan mencarinya di Facebook marketplace. Namun setelah lama berselancar di marketplace tersebut, Sudiartawan tidak menemukan mobil yang ia inginkan.
"Lalu pada Selasa (6/2/2024) ada yang menghubungi saya lewat WhatsApp. Dia mengaku bernama Rhamdoni dan ia menginformasikan jika ia menjual mobil Avanza tahun 2018 harga Rp145 juta. Jika saya tertarik, ia meminta bertemu di Tabanan," ujar Sudiartawan, Rabu (7/2/2024)
Lewat obrolan via WhatsApp tersebut, Sudiartawan diminta oleh si penipu untuk mengecek mobil di daerah Banjar Gerang, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan.
"Orang ini bilang tidak bisa ketemu langsung, tetapi iparnya yang akan menerima. Saat saya sampai di lokasi, rumah itu atas nama Gede Urip dan memang ada mobil yang akan dijual. Oleh karena cocok, saya info lagi orang tersebut (penipu-red). Orang ini langsung memberikan nomer rekening BRI atas nama Komal Ramdhoni," ujarnya.