Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Warga Binaan Lapas Tabanan Belajar Bahasa Inggris, Ini Tujuannya
Warga binaan Lapas Tabanan Belajar Bahasa Inggris (Dok.IDNTimes/Lapas Tabanan)
  • Lapas Kelas IIB Tabanan menggelar capacity building Bahasa Inggris bagi warga binaan bersama Yayasan Free and Safe pada 17 September 2026.
  • Peserta mempelajari komunikasi dasar melalui latihan dan diskusi untuk memperluas wawasan, melatih keberanian berbicara, serta meningkatkan kepercayaan diri selama masa pembinaan.
  • Program ini melengkapi pelatihan berkebun, beternak ayam, dan memasak; warga binaan menyambutnya antusias sebagai bekal keterampilan ketika kembali ke masyarakat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tabanan, IDNTimes-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan memberi pelatihan berkebun, beternak ayam dan memasak, untuk menambah keterampilan warga binaannya. Bekerja sama dengan Yayasan Free and Safe, warga binaan Lapas Tabanan mengikuti kegiatan capacity building dengan materi pembelajaran Bahasa Inggris, Kamis (17/9/2026).

Kepala Lapas Tabanan, Basuki Raharjo mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian pengembangan kemampuan diri warga binaan melalui pembelajaran yang mendorong peningkatan keterampilan serta kepercayaan diri selama menjalani masa pembinaan.

1. Warga binaan belajar komunikasi dasar Bahasa Inggris

Warga binaan Lapas Tabanan Belajar Bahasa Inggris (Dok.IDNTimes/Lapas Tabanan)

Basuki mengatakan, peserta diperkenalkan pada kemampuan komunikasi dasar Bahasa Inggris yang dapat menunjang interaksi sehari-hari sekaligus memperluas wawasan. Warga binaan tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai latihan dan diskusi yang membangun keberanian untuk mencoba hal-hal baru.

Basuki melanjutkan, capacity building merupakan salah satu sarana untuk mendorong warga binaan terus mengembangkan potensi yang dimiliki selama menjalani masa pidana. “Melalui kegiatan capacity building ini, kami berharap mereka memperoleh keterampilan baru yang dapat menjadi bekal positif ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya, Kamis (17/9/2026)

2. Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris perlu keberanian

Warga binaan Lapas Tabanan Belajar Bahasa Inggris (Dok.IDNTimes/Lapas Tabanan)

Instruktur dari Yayasan Free and Safe, Laura menjelaskan, penguasaan kemampuan dasar Bahasa Inggris dapat memberikan manfaat yang luas, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pengembangan diri. “Belajar Bahasa Inggris bukan hanya tentang memahami kosakata atau tata bahasa, tetapi juga melatih keberanian untuk berkomunikasi dan membangun rasa percaya diri,” ungkapnya.

3. Warga binaan antusias belajar hal baru

Warga binaan Lapas Tabanan Belajar Bahasa Inggris (Dok.IDNTimes/Lapas Tabanan)

Salah seorang warga binaan, Agus, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. “Saya senang bisa belajar Bahasa Inggris. Walaupun masih dasar, saya merasa mendapatkan pengetahuan baru dan lebih percaya diri untuk mencoba hal-hal yang sebelumnya belum pernah saya pelajari,” tuturnya.

Kegiatan ini terus dikembangkan sebagai ruang pembelajaran yang mendorong warga binaan untuk mengenali dan mengembangkan potensi diri melalui berbagai materi yang relevan. Dengan pendekatan tersebut, proses pembinaan tidak hanya menjadi sarana perbaikan diri, tetapi juga kesempatan untuk terus bertumbuh dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Curated For You

Editorial Team

Related Article