Denpasar, IDN Times - Dinas Sosial Kota Denpasar menyoroti kasus pembuangan bayi yang masih kerap terjadi. Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty mengatakan, persoalan anak telantar tersebut menjadi perhatian dan membutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak.
Laxmy menyebut, pelaku dalam kasus tersebut mayoritas berasal dari luar Denpasar maupun luar Bali. Mereka umumnya memiliki pernikahan tidak resmi, mengalami tekanan akibat kehamilan, dan masih berusia muda.
Menurutnya, beberapa perempuan dalam kondisi tersebut berpotensi membuang bayi hingga menitipkannya ke panti.
"Tidak boleh terus menerus terjadi. Apakah ini akan menjadi permakluman kita? Nggak. Kalau saya Nggak! Miris. Sampai kapan mau seperti ini. Apa gak punya perasaan berdosa membuang anak kita sendiri. Jadi sepertinya Kota Denpasar ini tempat pembuangan bayi ya," tegasnya pada Jumat (29/5/2026).
