Polisi Selidiki Live TikTok Tak Senonoh Influencer Buleleng saat Nyepi

- Polres Buleleng menyelidiki dugaan siaran langsung tak senonoh di TikTok yang dilakukan oleh dua akun, dengan pemeriksaan terhadap pria berinisial A untuk mengungkap kronologi dan motifnya.
- Aksi tidak pantas tersebut diduga terjadi saat Hari Suci Nyepi, menimbulkan reaksi publik karena dianggap mencederai makna Catur Brata Penyepian yang seharusnya dijalani dengan hening dan pengendalian diri.
- Kasus ini mencuat setelah influencer Ary Ulangun dan Senator Ni Luh Djelantik mengunggah keresahan mereka di Instagram, sehingga menarik perhatian luas dan mendorong penyelidikan resmi kepolisian.
Buleleng, IDN Times - Dugaan kasus siaran langsung atau live tak senonoh di TikTok oleh influencer asal Kabupaten Buleleng, Bali berlanjut ke ranah penyelidikan Polres Buleleng. Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan, Polres Buleleng segera menyelidiki kasus tersebut.
Kata Yohana, Satuan Reserse Kriminal tengah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap seorang laki-laki berinisial A. Pemeriksaan tersebut untuk mengungkap kronologi dan motif atas aksi tak senonoh yang diduga terjadi saat hari suci Nyepi, Kamis (19/3/2026).
Saat ditanya lebih lanjut, Yohana belum dapat membeberkan lebih dalam. “Izin nanti kami info lagi apabila ada perkembangan nggih (ya),” kata Yohana kepada IDN Times Senin (23/3/2026).
1. Siaran langsung tak senonoh di platform TikTok

Berdasarkan rekaman layar yang telah beredar di media sosial Instagram, siaran langsung tak senonoh itu terjadi di platform media sosial (medsos) TikTok. Laki-laki berinisial A berperan sebagai host atau pemilik siaran, sedangkan tamu dalam siaran itu berinisial P yang melakukan aksi tak senonoh.
Dua akun TikTok yang melakukan siaran langsung yakni Mang Ana dan Bli Panca Ojol. Dugaan aksi tidak pantas terlihat melalui akun Bli Panca Ojol.
Ia memperlihatkan bagian tubuh tak pantas selama siaran langsung. Pemilik akun Bli Panca Ojol berada di wilayah Denpasar. Sementara Mang Ana sebagai host live di Kabupaten Buleleng.
2. Aksi tidak senonoh diduga terjadi saat Nyepi

Peristiwa siaran langsung tidak senonoh itu diduga terjadi saat Hari Suci Nyepi. Momentum Nyepi sebagai pengendalian diri di rumah masing-masing menjadi ternodai. Publik di jagat medsos ramai-ramai bereaksi atas unggahan itu.
Ruang digital yang semestinya hening sejenak saat Nyepi justru ramai dan ternodai. Sebab aksi tidak senonoh itu melalui siaran langsung medsos TikTok.
Catur Brata Penyepian atau empat pengendalian diri yang semestinya jadi sarana refleksi, tercemar maknanya.
3. Kasus terungkap usai seorang influencer unggah di Instagram

Meskipun awalnya ramai di medsos TikTok, kasus ini mendapat penanganan dari Polres Buleleng setelah influencer Ary Ulangun mengungkapkan keresahannya di Instagram. Sementara itu, kasus ini semakin mendapatkan atensi setelah Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Ni Luh Djelantik mengunggahnya melalui akun Instagram pada Sabtu, 21 Maret 2026.








![[QUIZ] Jika Kamu Arwah Penasaran, Pengacara Ini Bantu Cari Keadilan](https://image.idntimes.com/post/20260320/1000191542_7158c30e-e05a-48f7-aefb-9f25d4a899c2.jpg)









