Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Polisi Periksa Remaja SMA Terkait Jenazah Bayi Tanpa Kaki di Sangsit

Polisi Periksa Remaja SMA Terkait Jenazah Bayi Tanpa Kaki di Sangsit
Proses pemeriksaan tempat kejadian perkara penemuan jenazah bayi di Sangsit, Buleleng. (Dok.Polres Buleleng)
Intinya Sih
5W1H
  • Warga Desa Sangsit, Buleleng digemparkan oleh penemuan jenazah bayi perempuan tanpa kaki yang ditemukan anak SD saat bermain layang-layang pada Sabtu sore, 9 Mei 2026.
  • Polisi menemukan kondisi jenazah tidak utuh dan diduga rusak akibat gigitan anjing, serta memastikan jenazah telah berpindah sekitar enam meter dari lokasi awal.
  • Seorang remaja SMA mengaku melahirkan bayi dalam keadaan meninggal di kamar mandi lalu menguburkannya; ia dan pacarnya kini diperiksa polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Buleleng, IDN Times - Temuan jenazah bayi tanpa kaki mengejutkan warga Banjar Dinas Sema, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Jenazah itu ditemukan oleh seorang anak sekolah dasar (SD) saat bermain layang-layang di sekitar lokasi sekitar pukul 17.30 Wita Sabtu kemarin, 9 Mei 2026.

Saksi melihat seekor anjing sedang mengendus sesuatu di tanah. Penasaran, saksi pun mendekat dan memeriksa, ternyata ditemukan jenazah bayi perempuan yang sudah berbentuk bayi.

Saksi melaporkan temuannya kepada Kadek Kartini (30) yang tak jauh dari lokasi kejadian. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor (Kasi Humas Polres) Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan saksi kedua, Kartini, langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Benar ditemukan jenazah bayi dalam keadaan sudah meninggal dunia. Kemudian para saksi memberitahukan hal tersebut kepada kepala dusun setempat,” kata Yohana, Minggu (10/5/2026).

Jenazah bayi dalam kondisi tidak utuh

sangsit_.jpeg
Proses pemeriksaan tempat kejadian perkara penemuan jenazah bayi di Sangsit, Buleleng. (Dok.Polres Buleleng)

Berdasarkan pengamatan pihak kepolisian di lokasi kejadian, jenazah diduga telah berpindah tempat dari posisi semula yang berjarak sekitar 6m (meter). Kondisinya tidak utuh saat ditemukan. Kaki kiri tidak ada dan bagian leher juga tidak utuh. 

Pihak polisi menduga kondisi tidak utuhnya jenazah bayi akibat gigitan atau dimakan oleh anjing. Saat ini pihak polsi telah mengantongi identitas terduga pembuang jenazah bayi.

“Diperoleh informasi bahwa terduga pembuang jenazah bayi tersebut telah diketahui identitasnya, dan saat ini sedang dalam tahap pemeriksaan atau interogasi,” jelas Yohana.

Remaja SMA diperiksa polisi

Ilustrasi bayi. (IDN Times/ Agung Sedana)
Ilustrasi bayi. (IDN Times/ Agung Sedana)

Terduga pelaku masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA). Seorang remaja perempuan mengaku telah melahirkan bayi di dalam kamar mandi sekitar pukul 20.00 Wita Jumat lalu, 8 Mei 2026.

Saat pemeriksaan, remaja perempuan itu mengaku bayi yang dilahirkannya dalam keadaan meninggal dunia. Ia menguburkan bayi tersebut di lokasi kejadian sekitar pukul 21.00 Wita. Pacar terduga pelaku juga diperiksa oleh pihak kepolisian, dan keduanya di SMA yang sama.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More