Tabanan, IDN Times - Profesi petani di Tabanan saat ini masih dianggap profesi yang tidak menjanjikan oleh kebanyakan generasi muda. Di tengah penilaian akan profesi petani yang dianggap tidak menjanjikan, perempuan asal Tabanan, Ni Putu Meilanie Ary Sandi (23).
Dengan kesadaran penuh, dia justru meneruskan profesi ayahnya sebagai petani. Namun, sebagai generasi Z, Meilanie tidak tergantung pada pertanian konvesional. Ia mengembangkan pertanian organik berbasis teknologi di Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.
