Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

BMKG Ingatkan Gelombang Laut Kategori Tinggi di Bali Mulai 7-10 Juni

BMKG Ingatkan Gelombang Laut Kategori Tinggi di Bali Mulai 7-10 Juni
Ilustrasi ombak di perairan Bali (IDN Times/Ayu Afria)
Intinya Sih
  • BMKG Denpasar mengeluarkan peringatan gelombang tinggi 2,5–4 meter di perairan Bali pada 7–10 Juni 2026, terutama di Selat Lombok Selatan, Selat Bali Selatan, dan Perairan Selatan Bali.
  • Kondisi ini berisiko bagi perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal feri karena kecepatan angin mencapai 15–21 knot dengan tinggi gelombang hingga 2,5 meter.
  • Pola angin bertiup dari Timur–Tenggara dengan kecepatan 4–25 knot di utara dan selatan Bali; BMKG mengimbau masyarakat waspada terhadap peningkatan kecepatan angin dan arus laut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Denpasar, IDN Times - Masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan Bali diharapkan hati-hati dan mewaspadai gelombang laut yang dapat mencapai 4 meter atau masuk kategori tinggi.

Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan rentang mulai 7-10 Juni 2026 terkait potensi gelombang tinggi di wilayah Bali, dengan ketinggian gelombang laut dapat mencapai 2,5 - 4,0 meter, berpeluang terjadi di Selat Lombok bagian Selatan, Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung dan Perairan Selatan Pulau Bali.

Kondisi tersebut diungkap berisiko untuk perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, kapal tongkang dengan kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter, dan kapal Feri dengan kecepatan angin 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter.

Kondisi arus di Selat Lombok IDN Times/Ahmad Viqi Wahyu Rizki
Kondisi arus di Selat Lombok IDN Times/Ahmad Viqi Wahyu Rizki

Sementara itu, ketinggian gelombang air laut dapat mencapai 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Lombok bagian Utara dan Perairan Utara Pulau Bali. Kondisi tersebut diungkap berisiko untuk perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, serta kapal tongkang dengan kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.

Pada rentang tersebut, pola angin di wilayah Perairan Utara bertiup dari arah Timur - Tenggara dengan kecepatan antara 4 - 20 knot. Sedangkan di Perairan Selatan Bali bertiup dari arah Timur - Tenggara dengan kecepatan antara 4 - 25 knot. BMKG mengimbau agar masyarakat waspada potensi peningkatan kecepatan angin di Perairan Utara dan Selatan Bali.

Kecepatan arus di perairan Utara Pulau Bali 0,97 - 1,11 kt; Perairan Selatan Pulau Bali 0,82 - 1,42 kt; Selat Bali bagian Selatan 0,84 - 1,01 kt; Selat Badung 1,29 - 1,92 kt; Selat Lombok bagian Utara 1,20 - 1,91 kt; dan Selat Lombok bagian Selatan 1,25 - 2,15 kt.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Bali

See More