Denpasar, IDN Times - Menjelang hari suci Nyepi di Bali pada Kamis, 19 Maret 2026 mendatang, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) RI Provinsi Bali meminta pelaku wisata tidak mempromosikan paket wisata Nyepi 2026. Imbauan ini tertulis dalam Seruan Bersama tentang Pelaksanaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948/Tahun 2026 yang bertepatan dengan Malam Takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pengelola destinasi wisata tidak mempromosikan kegiatan usaha mengatasnamakan Hari Suci Nyepi. Ini berlaku untuk seluruh masyarakat, pelaku usaha, serta wisatawan yang berada di wilayah Provinsi Bali wajib.
“Terus jasa akomodasi, jasa hiburan, pengelola destinasi wisata itu gak diperkenankan untuk mempromosikan secara besar-besaran,” tutur Ketua Tim Kerja Kerukunan Umat Beragama Kanwil Kemenag Bali Wina Maya Lestari pada Selasa (3/3/2026) di Kanwil Kemenag Bali.
