Obat Tradisional Menjanjikan Kesembuhan Total, Apakah Ada?

Denpasar, IDN Times - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Denpasar menyelenggarakan Bali Well Fest 2024 di Living Word Denpasar. Acara tersebut menghadirkan diskusi interaktif bertemakan "Kupas Tuntas Kosmetik dan Obat Bahan Alam melalui Natural Beauty and Wellness".
Diskusi yang diselenggarakan, pada Minggu (3/11/2024), ini terdiri dari tiga narasumber. Yaitu Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Putu Laksmi Anggari; Kepala Balai Besar POM di Denpasar, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni; dan Putri Indonesia Bali 2023, AA Sagung Istri Nanda Widya Saraswati. Moderatornya yaitu Ketua Tim Informasi dan Komunikasi BPOM Denpasar, Ni Putu Ekayani.
1. Sosialisasikan bahaya obat tradisional abal-abal

Kepala Balai Besar POM di Denpasar, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, menjelaskan di desa-desa marak beredar obat tradisional mengandung kimia obat. Menurutnya, masyarakat harus skeptis terhadap obat tradisional yang menjanjikan kesembuhan total. Ia mengingatkan agar masyarakat selalu membaca label sebelum membeli obat. Ia berharap diskusi ini mampu melindungi masyarakat dari pengaruh bahan kimia obat yang tersebar secara ilegal.
“Cara mengetahui obat tradisional terdaftar bisa dengan cek di situs BPOM,” ujar Aryapatni, pada Minggu (3/11/2024).
2. Memperhatikan kesehatan kulit

Pada materi kesehatan kulit, Putu Laksmi Anggari sebagai dokter spesialis kulit dan kelamin menjelaskan ada beberapa hal penting dalam perawatan wajah, seperti menyeimbangkan kesehatan luar dan dalam kulit, memperhatikan gaya hidup dengan makanan sehat, minum air putih, serta berolahraga rutin. Ia juga menegaskan penting memperhatikan kondisi kulit. Sehingga dapat menyesuaikan jenis perawatan wajah yang tepat.
Laksmi menjelaskan, saat baru bangun tidur, dapat mencuci wajah dengan air bersih dan sabun di pasaran yang telah terdaftar BPOM. Jika tidak ada sabun cuci muka di rumah, Laksmi menyarankan dengan sabun bayi. Setelahnya bisa melakukan pijat relaksasi pada wajah.
“Perawatan tidak hanya harus di salon atau dokter. Bisa di rumah saat pagi baru bangun,” ujar perempuan yang karib dengan nama Laksmi Duarsa ini.
3. BPOM Denpasar memamerkan produk berbahaya

Acara ini juga diisi oleh AA Sagung Istri Nanda Widya Saraswati, Putri indonesia Bali 2023. Perempuan yang karib disapa Jung Nanda ini menyampaikan pentingnya merawat diri sebagai upaya kesehatan menyeluruh.
Acara ini dihadiri pula oleh asosiasi pelaku usaha obat tradisional, siswa siswi sekolah menengah pertama (SMP) yang bergabung dalam saka pom, mahasiswa, penggerak PKK Kota Denpasar, dan masyarakat.
Para penjual obat tradisional memperlihatkan dagangannya yang terdiri dari berbagai produk. Termasuk produk kecantikan hingga obat tradisional yang seluruhnya telah mendapat pendampingan dari BPOM Denpasar.
BPOM Denpasar juga menunjukkan obat-obatan hingga makanan yang mengandung bahan berbahaya. Makanan maupun obat berbahaya tersebut diketahui kandungannya dari pengecekan langsung di beberapa lokasi, seperti warung hingga pasar tradisional.


















