Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

15 Manfaat Pancoran di Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi Tabanan

15 Manfaat Pancoran di Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi Tabanan
Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Tabanan, IDN Times - Melukat atau proses membersihkan pikiran dan jiwa saat ini tidak hanya dijalani oleh umat Hindu. Umat dari agama lain pun mulai menjalani prosesi ini untuk membersihkan diri dari energi negatif. Satu tempat pemelukatan yang mulai ramai dikunjungi yaitu Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi.

Pura ini berada di Banjar Soka Kawan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Lokasinya mudah dijangkau. Berada di jalur utama jalan menuju Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih.

Berikut potret suasana melukat di Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi dan apa saja yang harus disiapkan pemedek (umat Hindu Bali) untuk melukat di pura ini.

1. Siapkan pejati dan canang

IMG-20260326-WA0015.jpg
Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi (IDN Times/Wira Sanjiwani)

IDN Times berkesempatan melaksanakan pemelukatan di Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi. Lokasinya dekat dengan DTW Jatiluwih. Untuk melukat di Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi, pemedek harus menyiapkan dua pejati dan 30 buah canang.

Bagi yang tidak sempat membeli sarana upakara untuk melukat, bisa langsung membeli di lokasi. Apabila di lokasi tidak tersedia, banyak warung kecil di sekitar pura yang menyiapkan sarana upakara untuk melukat.

2. Bawa baju ganti

IMG-20260326-WA0010.jpg
Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Karena proses pemelukatan berlangsung di tengah air, pemedek disarankan membawa baju ganti. Pemedek wajib menggunakan kamen. Jika ingin langsung sembahyang ke Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi dalam kondisi basah, juga dipersilakan.

Namun jika ingin bersembahyang dengan baju yang kering disarankan membawa baju sembahyang ekstra. Dalam pura sudah menyiapkan ruang ganti yang sudah dipisah antara tempat laki-laki dan perempuan.

Ada juga loker yang bisa disewa pemedek untuk menyimpan barang berharganya seperti tas, dompet, hingga handphone.

3. Biaya melukat ke Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi

IMG-20260326-WA0014.jpg
Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Petugas di pintu masuk akan mencatat kedatangan para pemedek. Biaya melukat dikenakan Rp10 ribu per orang. Jika ingin menyewa loker ada tambahan biaya Rp10 ribu.

4. Pastikan fisik dalam kondisi prima

IMG-20260326-WA0017.jpg
Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Total pancoran yang ada di Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi sebanyak 15 buah. Setiap pancoran, pemedek menghaturkan satu buah canang. Pancoran tersebut terdiri dari:

  • Pancoran Ida Dukuh Sakti: Pancoran ini terletak di belakang dukuh yang merupakan pancoran pertama yang harus dilalui. Pancoran ini diyakini dapat mengurangi beban pikiran
  • Pancoran Sang Hyang Pewenang Tapa: pemedek dapat memohon keturunan
  • Kelebutan Bunda Kanjeng Ratu: pemedek dapat memohon karisma atau wibawa
  • Kelebutan Ratu Niang Sakti: pemedek dapat memohon kesembuhan, pengobatan atau jengu
  • Pengelukatan Buddha: pemedek dapat memohon kebijaksanaan
  • Pengelukatan Sang Hyang Semara: pemedek dapat memohon jodoh
  • Pengelukatan Dewi Gangga: dapat memohon petunjuk spiritual
  • Pengelukatan Brahma: dapat memohon petunjuk pengesengan (Pengesengan adalah upacara atau prosesi pembakaran, khususnya dalam konteks ngaben atau pembakaran sarana upakara tertentu dalam tradisi Hindu Bali. Istilah ini merujuk pada area pembakaran, proses pembakaran, atau sarana banten yang menggunakan api sebagai simbol penyucian)
  • Pengelukatan Leluhur: dapat memohon pengampunan dari leluhur
  • Pengelukatan Ratu Biang Mas Melanting: dapat memohon kelancaran pekerjaan dan rejeki
  • Pengelukatan Sang Hyang Wisnu Suci: dapat memohon perlindungan
  • Pengelukatan Siwa Nilakanta: dapat memohon penghilangan racun
  • Pengelukatan Betari Danu: dapat memohon terkait dengan pertanian
  • Pengelukatan Sang Hyang Aji Saraswati: dapat memohon pengetahuan
  • Pengelukatan Hyang Wismaya: pemedek memiliki kesempatan untuk memohon kesidhian.

5. Ada pemedek yang datang dari luar Bali

IMG-20260326-WA0013.jpg
Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Pemedek yang melukat di Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi tidak hanya dari Bali, tetapi juga dari luar Bali. Ada yang dari Toraja, Sulawesi Selatan; Balikpapan, Kalimantan Timur; hingga Surabaya, Jawa Timur. Rata-rata selain bertujuan membersihkan jiwa dari energi negatif, pemedek ini meminta jodoh, rejeki, kesehatan, hingga keturunan.

Setelah melukat di 15 pancoran yang ada di Beji, pemedek melakukan sembahyang di Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi. Dalam pura tersebut ada Patung Lembu Nandini. Pemedek diminta menuangkan segala keluh kesah dan permohonan sambil memeluk patung tersebut. Konon ini diyakini dapat mengabulkan permintaan.

Itulah foto suasana dan apa saja yang harus disiapkan saat melukat di Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More

Warga Desa Sesandan Tabanan Tuntut Evaluasi Perbup Batas Desa

27 Mar 2026, 21:00 WIBNews