Gianyar, IDN Times - Kobaran api di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Suwung telah berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar), pada Sabtu (22/8/2026). Meskipun demikian, penyebab kebakaran masih belum diketahui.
Kepala Dinas Damkar Kota Denpasar, I Made Tirana, menjelaskan kronologi kebakaran TPA yang telah beroperasi selama 42 tahun lebih ini.
“Pertama kami mendapatkan laporan kebakaran padahal pagi hari kita sudah siram, kita rutin nyiram,” ujar Tirana kepada IDN Times melalui sambungan telepon WhatsApp, Sabtu (22/8/2026).
Sekitar pukul 12.10 Wita, pihak Damkar Denpasar mendapat laporan bahwa ada api muncul di pinggir jalan menuju puncak TPA Suwung. Titik lokasi itu, kata Tirana adalah tempat pembuangan sampah Kabupaten Badung.
“Setelah itu kami langsung meluncur dengan kekuatan semua pos delapan armada,” jelas Tirana.
Proses pemadaman api berlangsung selama 2,5 jam. Tirana mengatakan saat tiba di lokasi, api telah berkobar kencang. Keberadaan dua unit ekskavator di lokasi kejadian memudahkan pemadaman si jago merah. Selain armada kebakaran dari Kota Denpasar, ada dua unit armada Damkar Badung yang turut dikerahkan.
Sebelum kebakaran terjadi, pihaknya mengaku telah rutin melakukan pendinginan di TPA Suwung setiap dua hari sekali. Meskipun demikian, api tetap muncul di situasi terik matahari kawasan Denpasar.
Penyebab kebakaran ini masih belum diketahui, termasuk sumber api yang ada di lokasi kejadian.
“Belum, belum kami belum tahu penyebabnya karena begitu kami dapat laporan api sudah besar,” kata dia.
Sebagai langkah pencegahan, Tirana mengerahkan satu unit armada Damkar Denpasar untuk berjaga di sekitar TPA Suwung.
“Karena tadi ada percikan api untuk kita akan terus atensi akan kami tempatkan satu unit mobil damkar di sana,” kata Tirana.
