Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tabanan biasanya menjalankan program untuk meningkatkan minat baca, yaitu melalui layanan perpustakaan keliling. Hanya saja kegiatan ini ditiadakan untuk sementara waktu. Pertama, alasannya karena sekolah belum memberlakukan pembelajaran tatap muka. Kedua, karena untuk mencegah adanya kerumunan. Meski begitu, warga tetap bisa mengakses perpustakaan digital secara gratis via android.
Caranya, cukup mengunduh aplikasi e-Perpustakaan Kab. Tabanan di Google Play. Warga harus register atau daftar dulu dengan menyertakan e-mail dan nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP) diutamakan dari Kabupaten Tabanan. Sistem pendaftaran ini juga untuk mendapatkan kartu perpustakaan.
Jika admin menyetujui register tersebut, warga sudah dapat membaca koleksi e-book tanpa dipungut biaya. Satu e-book hanya bisa diakses oleh satu pengguna ID saja. Apabila selama 30 menit tidak dibaca, maka pengguna dianggap sudah mengembalikan buku tersebut dan bisa dibaca oleh pengguna lainnya.
"Hanya saja koleksi buku belum bisa ditambah karena anggaran. Tetapi masih tetap jalan,” jelas Kotio.