Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Karantina Bali Memperketat Pengiriman Hewan Kurban

Karantina Bali Memperketat Pengiriman Hewan Kurban
Pemeriksaan hewan kurban yang dikirim ke luar Bali oleh Karantina Bali (Dok.IDN Times/istimewa)
Share Article

Denpasar, IDN Times – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Bali (Karantina Bali) meningkatkan pengawasan khususnya terhadap lalu lintas hewan kurban menjelang Idul Adha 1446 Hijriah. Kepala Karantina Bali, Heri Yuwono, mengatakan peningkatan pengawasan ini dilakukan karena adanya lonjakan pengiriman hewan kurban, serta untuk memastikan kesehatan hewan kurban yang dilalulintaskan melalui Bali.

“Kami memastikan setiap ekor sapi yang dilalulintaskan telah memenuhi standar kesehatan dan kelayakan. Ini adalah bentuk komitmen Karantina dalam menjaga kesehatan dan keamanan pangan nasional,” ungkapnya.

1. Kebutuhan hewan kurban meningkat

Pemeriksaan hewan kurban yang dikirim ke luar Bali oleh Karantina Bali (Dok.IDN Times/istimewa)
Pemeriksaan hewan kurban yang dikirim ke luar Bali oleh Karantina Bali (Dok.IDN Times/istimewa)

Menurut Kepala Karantina Bali, Heri Yuwono, peningkatan lalu lintas hewan menjelang Idul Adha merupakan fenomena musiman yang selalu terjadi setiap tahunnya. Hal ini seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap hewan kurban. Tercatat, sejak Januari hingga 27 Mei 2025, sebanyak 40.995 ekor sapi potong telah dilalulintaskan melalui 1.443 kali pengiriman.

"Seluruhnya telah melalui prosedur pemeriksaan karantina yang ketat," terangnya.

2. Ternak yang dilalulintaskan harus bebas HPHK

Pemeriksaan hewan kurban yang dikirim ke luar Bali oleh Karantina Bali (Dok.IDN Times/istimewa)
Pemeriksaan hewan kurban yang dikirim ke luar Bali oleh Karantina Bali (Dok.IDN Times/istimewa)

Pemeriksaannya meliputi verifikasi dokumen persyaratan dan evaluasi kondisi kesehatan ternak untuk memastikan bebas dari Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK). Proses ini dilakukan oleh tim profesional Karantina Bali, terdiri dari Dokter Hewan Karantina dan Paramedik Karantina Hewan. Ada tiga titik utama diantaranya Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Celukan Bawang, dan Pelabuhan Benoa.

Dengan kualitas pengawasan yang prima, Karantina Bali terus memainkan peran penting dalam mendukung kelancaran distribusi hewan kurban secara nasional. Koordinasi lintas instansi juga diperkuat guna memastikan keamanan lalu lintas hewan hingga hari H perayaan Idul Adha.

“Kami ingin memastikan bahwa hewan kurban yang dikonsumsi masyarakat benar-benar sehat dan aman," ungkapnya.

3. Karantina Bali memaksimalkan pengawasan

Pemeriksaan hewan kurban yang dikirim ke luar Bali oleh Karantina Bali (Dok.IDN Times/istimewa)
Pemeriksaan hewan kurban yang dikirim ke luar Bali oleh Karantina Bali (Dok.IDN Times/istimewa)

Pihaknya menyampaikan bahwa Bali termasuk sebagai daerah pemasok utama sapi potong di wilayah timur Indonesia. Oleh karena itu, pengawasan karantina yang optimal menjadi kunci untuk memastikan distribusi hewan kurban ke daerah lain dapat berjalan lancar, aman, dan tidak menjadi sumber penularan penyakit hewan antarwilayah.

Badan Karantina Indonesia (Barantin) terus mengimbau seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk mematuhi regulasi karantina serta melaporkan setiap pengiriman hewan, ikan, tumbuhan, dan produk turunannya. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan keamanan hayati di Indonesia dapat terjaga dengan baik.

"Upaya ini adalah bagian dari pelayanan publik yang berdampak langsung terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat luas," jelasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ayu Afria Ulita Ermalia
Irma Yudistirani
Ayu Afria Ulita Ermalia
EditorAyu Afria Ulita Ermalia

Latest News Bali

See More

Kreasi Tari Legong dan Dedari Sangat Memukau di Pesta Kesenian Bali

13 Jun 2026, 19:51 WIBNews