Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jatuh ke Selokan, Pengendara Motor Meninggal Terendam Air di Tabanan

Jatuh ke Selokan, Pengendara Motor Meninggal Terendam Air di Tabanan
Evakuasi korban kecelakaan tunggal di Tabanan, Senin (2/3/2026) (Dok.Polres Tabanan)
Intinya Sih
  • Seorang pengendara motor bernama Ida Ayu Kadek Ari (52) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Antosari-Pupuan, Tabanan, pada Senin pagi.
  • Korban kehilangan kendali saat melewati tikungan landai, menabrak beton jalan warga, lalu jatuh ke selokan dan terendam air sekitar 30 menit sebelum ditemukan meninggal.
  • Polisi mengimbau pengendara agar berhati-hati dan menjaga kecepatan antara 30–40 km/jam di jalur Antosari-Pupuan yang memiliki banyak tikungan sepi namun berisiko tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tabanan, IDN Times - Kecelakaan tunggal yang melibatkan pengendara motor terjadi di Kabupaten Tabanan sekitar pukul 07.30 Wita, Senin (2/3/2026). Kecelakaan yang terjadi di jalan jurusan Antosari-Pupuan ini menyebabkan satu orang meninggal dunia. Korban meninggal yaitu pengendara motor atas nama Ida Ayu Kadek Ari (52), warga Banjar Dinas Karya Sari, Desa Karya Sari, Kecamatan Pupuan.

Korban diduga kehilangan kendali sepeda motornya saat melalui tikungan jalan landai ke kanan. Ia diketahui jatuh ke dalam selokan dan terendam air selama setengah jam sebelum ditemukan dalam kondisi meninggal.

1. Korban menabrak beton jalan milik warga

IMG-20260302-WA0010.jpg
Evakuasi korban kecelakaan tunggal di Tabanan, Senin (2/3/2026) (Dok.Polres Tabanan)

Kapolsek Pupuan, AKP I Nengah Simpen, mengatakan kecelakaan terjadi ketika korban datang dari arah Selatan Antosari menuju Utara Pupuan. Saat memasuki tikungan landai ke kanan dari arah Antosari, korban tidak bisa menguasai laju kendaraannya sehingga melewati bahu jalan yang berumput.

"Diduga korban kehilangan konsentrasi sehingga tidak bisa menguasai laju kendaraan dan keluar jalur hingga menabrak beton jalan warga," ujar Simpen, Senin (2/3/2026).

2. Korban sempat terendam air selokan

IMG-20260302-WA0012.jpg
Sepeda motor milik korban kecelakaan tunggal di Tabanan, Senin (2/3/2026) (Dok.Polres Tabanan)

Setelah menghantam beton jalan, korban masuk ke dalam selokan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Polisi menduga korban terendam air selama 30 menit sebelum ditemukan warga dalam kondisi meninggal.

"Kesimpulan awal korban meninggal karena mengalami cedera akibat benturan dan selanjutnya terendam di selokan," kata Simpen.

3. Kurangi kecepatan saat melalui Jalan Antosari-Pupuan

Speedometer motor
ilustrasi speedometer motor (freepik.com/freepik)

Lokasi kejadian kecelakaan ini terjadi di wilayah Banjar Dinas Suradadi, Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan. Menurut Simpen, lokasi tersebut jarang terjadi kecelakaan. Namun, ia tetap mengingatkan agar berhati-hati mengendarai kendaraan, apalagi dalam keadaan mengantuk.

"Tikungan sepanjang jalan dari Antosari menuju arah Pupuan cukup sepi, sehingga pengendara memungkinkan mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan tinggi," ujarnya.

Untuk itu ia mengimbau agar pengguna jalan menyesuaikan kecepatan dengan medan dan aktivitas di masing-masing tikungan. Kecepatan idealnya antara 30km (kilometer) sampai dengan 40km per jam.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More