Hoaks Pocong Begal di Monang Maning, Foto Hasil Rekayasa AI

- Polisi Denpasar mengungkap hoaks tentang pocong begal di Monang Maning yang sempat viral di media sosial dan menimbulkan keresahan warga.
- Hasil penyelidikan menunjukkan foto pocong tersebut merupakan hasil rekayasa digital menggunakan teknologi AI yang dibuat oleh seorang saksi berinisial B.
- Pihak kepolisian menegaskan kabar pocong begal adalah hoaks dan mengimbau masyarakat agar selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya.
Denpasar, IDN Times - Kepolisian Sektor (Polsek) Denpasar Barat dan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar berhasil mengungkap hoaks pocong begal di wilayah Monang Maning, Kecamatan Denpasar Barat. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan informasi menyesatkan itu semakin ramai diperbincangkan setelah satu unggahan di Instagram tersebar luas, pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.
Unggahan itu sontak menimbulkan keresahan warga. Pihak kepolisian segera bertindak menyelidiki informasi.
"Jajaran Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat segera menindaklanjuti informasi yang beredar. Mereka menelusuri dan menyelidiki untuk memastikan kebenaran kabar tersebut," ujar Adi Saputra dalam rilisnya, Sabtu (30/5/2026).
1. Polisi selidiki tiga orang saksi di bawah umur

Polisi meminta keterangan dari tiga orang saksi yang masih di bawah umur berinisial N, D, dan B. Ketiga saksi ini didapatkan dari hasil penyelidikan dan pendalaman Polsek Denpasar Barat. Saksi N menerangkan, Ia menerima informasi dari temannya, D, tentang adanya sosok pocong diduga melakukan aksi begal di kawasan Monang Maning.
Pascamenerima informasi dan foto itu, N mengunggahnya kembali ke akun Instagram miliknya. Kata N, tujuannya untuk memberikan imbauan kepada warga apabila informasi tersebut benar adanya. Namun tanpa N sadari, unggahan itu tersebar begitu cepat dan viral di berbagai platform media sosial.
Sementara, saksi D pertama kali melihat foto itu dari story atau status media sosial yang menampilkan sosok pocong di wilayah Monang Maning.
2. Foto pocong begal di Monang Maning adalah hasil rekayasa AI

Adi Saputra mengungkapkan, dari hasil penyelidikan lanjutan menemukan fakta bahwa foto pocong begal itu adalah hasil rekayasa digital menggunakan teknologi Al atau kecerdasan buatan. Saksi B mengakui bahwa dirinya yang membuat foto tersebut pada Rabu, 28 Mei 2026 sekitar pukul 19.00 Wita.
Saksi B mengedit foto dengan latar belakang di gang rumahnya kawasan Monang Maning. Ia menambahkan gambar sosok pocong menggunakan aplikasi Al. Saat foto selesai diedit, B mengunggah foto itu ke media sosialnya. Sehari kemudian, Kamis (29/05/2026) sekitar pukul 20.00 Wita, B mengetahui foto hasil editannya telah tersebar luas di Instagram dengan narasi Pocong Begal di Daerah Monang Maning.
Kesaksian B menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui siapa yang menangkap layar (screenshot) dari status media sosial miliknya, hingga akhirnya unggahan itu menyebar secara masif dan viral.
3. Polisi pastikan informasi pocong begal Monang Maning adalah hoaks

Melalui seluruh rangkaian penyelidikan yang dilakukan, dipastikan bahwa informasi adanya pocong begal di wilayah Monang Maning adalah tidak benar atau hoaks. Kepolisian mengimbau warga lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi yang beredar di media sosial.
"Lakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap setiap informasi yang diterima sebelum membagikannya kepada orang lain," imbuh Adi Saputra.
Tujuan verfikasi infiormasi untuk menghindari penyebaran berita bohong yang dapat menimbulkan keresahan di tengah warga.

















