Penampakan Bola Api, Desa Adat Jegu Tabanan Gelar Pecaruan

- Video bola api di Desa Adat Jegu viral dan disebut fenomena Suluh yang sudah dikenal warga sejak 1993, kini kembali ramai karena penyebaran cepat di media sosial.
- Bendesa Adat menjelaskan bola api dianggap pertanda kurangnya aktivitas yadnya atau adanya peristiwa kedukaan, sehingga desa menggelar upacara pecaruan untuk menyeimbangkan energi alam.
- Desa Adat Jegu menyiagakan pecalang dan berkoordinasi dengan polisi guna mencegah kerumunan serta menghimbau warga agar tidak menyebarkan video bola api demi menjaga ketenangan desa.
Tabanan, IDN Times - Sebuah video yang memperlihatkan kemunculan bola api di Desa Adat Jegu, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, viral di media sosial. Fenomena tersebut menjadi perbincangan warganet dan dikaitkan dengan hal-hal mistis.
Menanggapi hal itu, Bendesa Adat Jegu, Ida Bagus Komang Gangga mengatakan, bola api terbang yang muncul di wilayahnya dikenal dengan sebutan Suluh. Menurutnya, fenomena tersebut sudah terjadi sejak 1993.
"Fenomena ini sudah menjadi hal biasa bagi masyarakat Desa Adat Jegu. Namun karena saat ini informasi lewat media sosial sangat cepat, menyebabkan fenomena ini menjadi viral dan heboh,” ujarnya, Senin (1/6/2026).
1. Kemunculan bola api di Desa Adat Jegu menjadi pertanda kurangnya aktifivitas yadnya

Menurut Bagus Gangga, kemunculan bola api terbang di Desa Adat Jegu ini menjadi pertanda dari Ida Batara yang ber-stana (bersemayam-red) di Pura Kahyangan Desa Adat Jegu. Adapun pertanda ini sebagai peringatan jika aktivitas yadnya (persembahan dengan tulus iklas-red), baik itu upacara ataupun upakara yang dilakukan oleh pihak Desa Adat Jegu ada yang kurang.
Selain itu, bola api juga sebagai pertanda adanya peristiwa kedukaan atau cuntaka yang dianggap mengotori desa, seperti kejadian ulahpati, kejadian salahpati baik yang menimpa masyarakat Desa adat Jegu maupun pendatang yang tinggal di Desa Adat Jegu.
2. Desa Adat Jegu menggelar upacara pecaruan

Menanggapi kemunculan bola api ini, pihak Desa Adat Jegu kemudian menggelar upacara pecaruan (ritual penyucian atau pembersihan) di Pura Kahyangan Desa dan enam setra yang ada di Desa Adat Jegu pada Kamis (28/5/2026) atau bertepatan dengan hari Kajeng Kliwon Wuku Warigadean.
Untuk pecaruan di Pura Kahyangan Desa, pihak desa adat melakukan pecaruan Pancasata, yang bertujuan untuk menyeimbangkan energi yang ada di alam sekala dan niskala sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis. Sementara untuk pecaruan di Pura Prajapati dan enam setra (kuburan) yang ada di desa Adat Jegu dilakukan pecaruan Ekasata yang bertujuan untuk menetralisir kekuatan-kekuatan alam yang bersifat buruk yang dapat menghilangkan keseimbangan hidup antara manusia dengan alam.
Selain pecaruan, pada hari Minggu (31/5) atau bertepatan pada hari Purnama Sada, pihak Desa Adat juga menghaturkan guru Piduka di Pura Dalem dan melakukan penyepuhan terhadap pemangku Pura Dalem. "Pelaksanaan upacara ini diharapkan fenomena bola api ini tidak muncul lagi,"ujar Bagus Gangga.
3. Desa Adat Jegu menyiagakan pecalang untuk berjaga

Upaya lain yang dilakukan pihak Desa Adat Jegu untuk mengantisipasi kehebohan terkait munculnya bola api terbang ini, adalah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan menyiagakan pecalang.
Pecalang disiagakan di beberapa titik rawan, seperti di Perempatan Bendul. Tujuan penjagaan ini untuk mengantisipasi orang dari luar Desa Adat Jegu yang sengaja datang ke Desa Jegu untuk menonton dan memviralkan bola api tersebut.
Selain itu, untuk masyarakat Desa Adat Jegu, pihak Desa Adat juga sudah menerbitkan surat himbauan agar warga tidak menyebarluaskan foto maupun video terkait fenomena tersebut. Melalui surat tersebut, Bagus Gangga mengajak masyarakat untuk lebih bijak bersosial media dan tidak membangun narasi yang dapat memicu ketakutan massal. “Sampai saat ini kondisi di Desa Adat Jegu tetap aman dan terkendali," ujarnya.

![[QUIZ] Uji Pengetahuan Jejak Sukarno di Bali dan Hari Lahir Pancasila](https://image.idntimes.com/post/20171207/2-a3b2762825bdac27d388ef7caf5d0670.jpg)






![[QUIZ] Tiga Macam Sifat Triguna, Ini Tokoh Upin dan Ipin Mirip Kamu](https://image.idntimes.com/post/20250525/img-20250524-171040-a4e4cddefdae713cd1a3efe97f21f1d1-18c86825124943ca3aa285fede1cb3b7.jpg)









