Hari Baik Menurut Hindu Bali 5 Agustus 2026, Baik Buka Lahan Pertanian

- Kalender Bali Digital untuk Rabu, 5 Agustus 2026 mencatat Pepedan sebagai waktu baik membuka lahan pertanian baru, tetapi tidak dianjurkan membuat peralatan dari besi.
- Dadig Krana dinilai baik untuk menanam tebu dan mentimun, sementara Kala Empas Munggah baik membangun rumah dan Kala Jangkut mendukung pembuatan pencar, jaring, serta senjata.
- Kala Luang baik untuk membuat terowongan dan menanam ketela atau umbi-umbian, tetapi Kala Sor tidak baik untuk aktivitas terkait tanah seperti membajak, bercocok tanam, dan membuat terowongan.
Selamat pagi semuanya, bagaimana kabar kalian hari ini? Lekas pulih untukmu yang sedang sakit, tetap semangat menjalani hidup. Sebelum melanjutkan aktivitas pada Rabu, 5 Agustus 2026 ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali untukmu.
Ramalan berdasarkan Kalender Bali Digital ini diawali dengan pepedan yang baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. Berikut ramalan selengkapnya.
1. Baik menanam timun

Dadig krana adalah hari baik untuk menanam tebu dan mentimun. Namun, tidak baik untuk upacara atau yadnya, mengadakan pertemuan (rapat), dan bersenggama.
Kajeng uwudan artinya tidak baik untuk menanam dan memetik tanaman. Kala empas munggah adalah hari baik untuk membangun rumah. Namun, tidak baik untuk memetik buah-buahan.
Kala jangkut artinya baik untuk membuat pencar, jaring, dan senjata. Kala suwung merupakan hari yang tidak baik untuk dewasa ayu dan berkunjung. Ada juga sarik agung sebagai hari yang tidak baik untuk segala pekerjaan.
2. Baik menanam umbi-umbian

Kala luang adalah hari baik untuk membuat terowongan serta menanam ketela atau umbi-umbian. Sri tumpuk merupakan hari baik untuk mencari burung (mepikat).
Kala sor adalah hari yang tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, dan membuat terowongan. Pararasan: Aras Tuding, Pancasuda: Satria Wibawa, Ekajalaresi: Buat Merang, Pratiti: Widnyana.


















