Buleleng Menggeliat, Badung Justru Mengalami Penurunan Wisnus

- BPS Bali mencatat perjalanan wisnus ke Buleleng naik 33,34 persen dari 222.401 pada Mei menjadi 296.540 pada Juni 2026, tertinggi secara persentase.
- Jembrana dan Karangasem juga meningkat masing-masing 28,05 persen dan 26,07 persen, tetapi Jembrana tetap masuk tiga wilayah dengan perjalanan wisnus terendah.
- Badung menjadi satu-satunya wilayah yang turun 1,03 persen, meski tetap tertinggi; Denpasar dan Gianyar hanya naik tipis, sementara Klungkung, Tabanan, dan Bangli meningkat.
Buleleng, IDN Times - Destinasi wisata di kawasan Bali Utara dan Bali Barat mulai dilirik wisatawan nusantara (wisnus). Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat selama Mei dan Juni 2026, Kabupaten Buleleng mengalami peningkatan jumlah perjalanan wisnus. Pada Mei 2026, tercatat 222.401 perjalanan wisnus ke Buleleng, dan Juni 2026 menjadi 296.540 perjalanan. Artinya ada peningkatan sebesar 33,34 persen kunjungan wisnus ke Buleleng dari periode bulanan tersebut.
Tidak cuma Buleleng, Kabupaten Jembrana juga menunjukkan peningkatan yang positif sebesar 28,05 persen. Mei 2026 lalu, kunjungan wisnus ke Jembrana sebanyak 85.330 perjalanan, sedangkan saat Juni 2026 ada 109.264 perjalanan. Namun, peningkatan ini belum mampu meningkatkan posisi Jembrana dari kabupaten/kota dengan tiga terbawah jumlah perjalanan wisnus periode Mei-Juni 2026. Jika ke sisi Bali Timur, Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan jumlah perjalanan wisnus sebesar 26,07 persen.
Lalu bagaimana dengan raksasa pariwisata Bali seperti Kabupaten Badung, Kota Denpasar, dan Kabupaten Gianyar? Kabupaten Badung menjadi satu-satunya wilayah yang mengalami penurunan jumlah perjalanan wisnus pada periode tersebut. Meskipun turun tipis sebesar minus 1,03 persen, ini tidak menggoyahkan Badung sebagai wilayah di Bali dengan kunjungan wisnus tertinggi di periode itu. Mei 2026, ada 594.912 perjalanan wisnus ke Badung, saat bulan Juni jumlahnya sebanyak 588.804 perjalanan.
Lalu, Kota Denpasar pada Mei 2026 tercatat ada 488.272 perjalanan wisnus, sementara Juni 2026 ada 492.292 perjalanan. Artinya hanya terjadi peningkatan tipis perjalanan wisnus ke Denpasar yakni sebesar 0,82 persen. Kondisi Denpasar setali tiga uang dengan Kabupaten Gianyar, peningkatan perjalanan wisnus ke Gianyar hanya sebesar 0,002 persen.
Kabupaten Klungkung dengan sejumlah daya tarik wisata lautnya, misal Pantai Kelingking mengalami peningkatan perjalanan wisnus sebesar 15,22 persen. Tabanan hanya mengalami peningkatan sebesar 8,11 persen. Terakhir, Kabupaten Bangli dengan daya tarik wisata Gunung dan Danau Batur, harus puas dengan peningkatan tipis sebesar 3 persen saja.


















