2 Jemaah Haji Asal Bali Meninggal Dunia, Disemayamkan di Arab Saudi

- Dua jemaah haji asal Bali, H. Maljunah Sadirmo dari Gianyar dan H. Ibrahim Mujab dari Buleleng, meninggal dunia di Arab Saudi saat menjalankan ibadah haji tahun 2026.
- H. Maljunah wafat setelah pingsan sepulang dari Mina dan dimakamkan di Mekkah, sementara H. Ibrahim meninggal sebelum melaksanakan ifadoh dan sai, keduanya disemayamkan di Arab Saudi.
- Kanwil Kemenhaj Bali menyampaikan belasungkawa mendalam serta mengimbau jemaah menjaga kesehatan pasca rangkaian Armuzna agar tidak memaksakan diri dalam menuntaskan ibadah haji.
Gianyar, IDN Times - Dua orang jemaah haji asal Bali meninggal dunia di Arab Saudi. Mereka adalah H. Maljunah Sadirmo asal Kabupaten Gianyar dan H. Ibrahim Mujab asal Kabupaten Buleleng.
Almarhum Maljunah tergabung dalam kloter SUB-70, meninggal dunia di Rumah Sakit King Faisal Makkah pada Jumat, 29 Mei 2026 pukul 11.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
Berdasarkan rilis resmi Kementerian Haji (Kemenhaj) Kanwil Bali, Ketua Kloter SUB-70 H. Arief Kurniawan menjelaskan Maljunah pingsan di kamar Hotel Oriens, sepulang dari Mina pada pukul 10.30 WAS. Petugas segera membawanya ke RS Arab Saudi terdekat.
"Allah berkehendak almarhum dinyatakan meninggal dunia di Arab Saudi setelah dibawa ke RS King Faisal. Insya Allah husnul khotimah karena baru selesai puncak haji dan meninggal dunia pada hari Jumat," jelas Arief pada Jumat (29/5/2026) lalu. Berikut informasi selengkapnya.
1. Maljunah pingsan setelah melalui rangkaian proses puncak ibadah haji

Maljunah pingsan di kamar hotelnya setelah melalui proses puncak ibadah haji Arafah, Musdalifah, dan Mina (Armuzna). Meskipun telah meninggal dunia, Pembimbing Ibadah Kloter SUB-70 Hj. Mawaddah mengatakan bahwa Maljunah telah menuntaskan rangkaian ibadah haji.
“Insya Allah sebelum berangkat ke Armuzna, almarhum sudah kita bimbing berniat ihram dengan ihran isytiroth. Walau prosesi hajinya baru ihram, wukuf dan sampai proses Muzdalifah, insya Allah sudah dianggap tuntas karena sudah melafalkan isytiroth," papar Mawaddah saat mendampingi jenazah almarhum di rumah sakit bersama istrinya serta pihak kesehatan kloter SUB-70.
Jenazah langsung diproses kifayahnya oleh pihak Markaz 60 Syarikah Al-Bait Guests. Almarhum Maljunah disholatkan di Masjidil Haram pada bakda sholat Ashar. Selepas proses sholat, pemakaman rencananya dilakukan di Ma'baroh Saraya Mekkah.
2. Jemaah haji asal Kabupaten Buleleng meninggal dunia

Sementara itu, Ketua Kloter SUB-71, H. A. Sadat Kadarusman menyampaikan kabar duka meninggalnya H. Ibrahim Mujab (75) jemaah haji asal Kabupaten Buleleng. Almarhum Ibrahim dinyatakan meningal dunia pada pukul 13.30 WAS di RS King Faisal.
“Mohon dimaafkan segala khilafnya dan semoga semua amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran," ujar Sadat.
Menurut Ketua Rombongan 4 Kloter SUB-71, M. Asri Lapapeng, sesuai arahan bimbad Kloter SUB-71, pelaksanaan ifadoh dan sai akan dilakukan bakda ashar pada Minggu, 30 Mei 2026.
“Awalnya mau dilaksanakan pukul 07.00 WAS pagi. Karena ada perubahan jam operasional bus sholawat dari pukul 01.00 WAS dini hari menjadi pukul 13.00 WAS, maka pelaksanaan towaf ifadoh diubah dari pagi menjadi bakda ashar,” kata Asri.
Sebagai Ketua Rombongan yang menaungi almarhum H. Ibrahim Mujab, Ia telah merencanakan ifadoh almarhum yang tergolong jemaah lansia dan disabilitas. Utamanya jasa pendorong selama melaksanakan rangkaian ibadah ifadoh dan sai. Namun, beberapa jam sebelum rencana ifadoh itu dilaksanakan, Allah telah memanggilnya.
Pembimbing Ibadah Kloter SUB-71, H. Yusron Nur Kholis juga memastikan bahwa almarhum sudah menuntaskan rangkaian ibadah hajinya. Almarhum juga akan disemayamkan di Arab Saudi.
3. Kanwil Kemenhaj Bali sampaikan belasungkawa mendalam

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bali, H. Mahmudi menyampaikan bela lsungkawa mendalam atas wafatnha almarhum H. Maljunah dan H. Ibrahim.
“Kami atas nama Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bali turut berbela sungkawa atas meninggalnya almarhum. Karena wafat di hari yang baik, setelah beribadah di tempat mulia, kami yakin beliau husnul khotimah dan surga tempat untuk almarhum,” ujar Mahmudi.
Pihak Kanwil juga menghimbau seluruh jemaah haji untuk menjaga kesehatan dan kebugaran pasca Armuzna dengan tidak memaksakan diri
“Silakan towaf ifadoh setelah kesehatannya pulih pasca rangkaian ibadah Armuzna. Kalau merasa belum fit, silakan istirahat saja dulu, jangan terburu-buru demi menuntaskan rangkaian ibadah hajinya,” pesan Mahmudi.


![[QUIZ] Uji Pengetahuan Jejak Sukarno di Bali dan Hari Lahir Pancasila](https://image.idntimes.com/post/20171207/2-a3b2762825bdac27d388ef7caf5d0670.jpg)






![[QUIZ] Tiga Macam Sifat Triguna, Ini Tokoh Upin dan Ipin Mirip Kamu](https://image.idntimes.com/post/20250525/img-20250524-171040-a4e4cddefdae713cd1a3efe97f21f1d1-18c86825124943ca3aa285fede1cb3b7.jpg)









