Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hari Baik Hindu Bali 31 Mei 2026, Saatnya Jualan

Hari Baik Hindu Bali 31 Mei 2026, Saatnya Jualan
Penjual bakso cuanki di Festival Kuliner Ramadan Kampung Sunda Bali. (IDN Times/Yuko Utami)
Share Article

Kamu ingin menjemput rezeki pada Minggu, 31 Mei 2026? Yuk coba mulai berjualan hari ini, sebab ramalan hari baik berdasarkan Kalender Bali Digital membuka dengan hari sedana yoga.

Yakni baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, mulai berjualan karena akan murah rejeki. Amerta buwana artinya baik untuk upacara Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya. Baca ramalan selengkapnya di bawah ini.

1. Baik untuk memuja leluhur

Ilustrasi merajan atau tempat persembahyangan di setiap rumah umat Hindu di Bali. (IDN Times/Yuko Utami)
Ilustrasi merajan atau tempat persembahyangan di setiap rumah umat Hindu di Bali. (IDN Times/Yuko Utami)

Amerta dadi adalah hari baik untuk upacara Dewa Yadnya dan pemujaan terhadap leluhur. Kala bangkung dan kala nanggung merupakan hari yang tidak baik untuk mulai memelihara ternak. 

Kala gumarang munggah artinya baik melakukan upacara Bhuta Yadnya. Hari ini juga tidak baik untuk menanam sirih dan tembakau. Kala katemu adalah hari baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, dan mengadakan pertemuan.

2. Baik menggarap sawah

Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami)
Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami)

Pamacekan artinya baik untuk menggarap sawah atau kebun serta membuat tombak penangkap ikan. Namun, tidak baik melaksanakan yadnya. Kala mereng adalah hari yang tidak baik untuk bercocok tanam.

Sri tumpuk adalah hari baik untuk mencari burung atau mepikat. Kala sor merupakan hari yang tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, dan membuat terowongan.

3. Baik membuat peraturan

Ilustrasi Hukum (IDN Times/Fadillah)
Ilustrasi Hukum (IDN Times/Fadillah)

Subacara adalah hari baik untuk melangsungkan segala jenis upacara dan membuat program atau rencana. Hari ini juga baik untuk membuat peraturan, mengangkat atau menunjuk petugas, dan mulai berlatih atau belajar.

Pepedan artinya baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. Pararasan: Aras Kembang, Pancasuda: Bumi Kepetak, Ekajalaresi: Kemeranaan, Pratiti: Wedana.

Share Article
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani

Latest News Bali

See More

Hoaks Pocong Begal di Monang Maning, Foto Hasil Rekayasa AI

31 Mei 2026, 10:44 WIBNews