Identitas Mayat di Tengah Hutan Tabanan Mulai Terungkap, Ini Dugaan Polisi

- Mayat pria tanpa identitas ditemukan di hutan Jatiluwih, Tabanan, dengan kondisi membusuk dan diduga merupakan warga negara asing asal Afrika Selatan.
- Polisi melacak data digital dari ponsel korban yang berhasil dihidupkan kembali melalui forensik untuk mengungkap identitas serta jejak imigrasi korban.
- Keterangan pemilik homestay dan koordinasi dengan konsulat dilakukan sambil menunggu hasil autopsi guna memastikan identitas serta penyebab kematian korban.
Tabanan, IDNTimes-Mayat pria tanpa identitas ditemukan di tengah hutan, Banjar Dinas Gunung Sari Uma Kayu, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan pada Minggu (28/6/2026). Kondisi mayat dalam kondisi mulai membusuk dan kepala tinggal tengkorak.
Pihak Kepolisian di Tabanan mulai mengidentifikasikan mayat yang disebiut MR X tersebut. Dugaan awal, Mr X adalah warga negara asing (WNA). Dari hasil pelacakan data digital ponsel yang ditemukan di lokasi penemuan mayat, diduga berasal dari Afrika Selatan.
1. Polisi lacak data digital ponsel

Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati mengatakan pengungkapan identitas dengan melacak data digital ponsel yang ditemukan di lokasi.
"Dugaan ini berdasarkan hasil penelusuran data pada perangkat ponsel serta pengecekan lintasan di Imigrasi," ujar Bayu Pati, Rabu (1/7/2026).
Awalnya ponsel MrX, ditemukan dalam kondisi tidak aktif. Namun setelah dilakukan penanganan digital forensik, perangkat tersebut berhasil dihidupkan dan memunculkan identitas yang kemudian ditelusuri lebih lanjut oleh petugas.
Walau sudah mengantongi dugaan, Bayu Pati memastikan pihaknya masih menunggu hasil forensik untuk memperkuat dugaan tersebut.
2. Polisi mendapatkan informasi dari pemilik homestay tempat Mr X menginap

Selain bukti digital, identitas Mr X juga diperoleh dari keterangan sejumlah saksi, termasuk pemilik homestay. Dari informasi tersebut, Mr X diketahui sempat menginap di wilayah Gianyar sebelum ditemukan meninggal di Jatiluwih.
Mr X diduga datang ke Bali secara mandiri dan berencana menetap. "Mr X ini informasinya menjual rumahnya di negara asal sebelum datang ke Indonesia. Rencananya mau menetap di sini," kata Bayu Pati.
3. Polisi masih menunggu informasi dari keluarga

Alasan kedatangan Mr X ke Jariluwih, Bayu Pati mengaku Kepolisian masih melakukan penelusuran. "Kedatangan Mr X ke Jatiluwih masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Termasuk menunggu informasi dari keluarga. Untuk ini, kami sudah menghubungi konsulat untuk menelusuri keluarga korban," tegasnya.
Untuk memastikan identitas secara pasti sekaligus mengungkap penyebab kematian, polisi menjadwalkan autopsi terhadap jenazah korban di RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah, Denpasar Rabu (1/7/2026). Nantinya seluruh data dari saksi, bukti ponsel hingga hasil autopsi akan disinkronkan pihak Kepolisian termasuk keterangan pihak keluarga.



















