Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Perbatasan Tabanan-Jembrana Dilengkapi Rest Area, Rampung Akhir Tahun

Perbatasan Tabanan-Jembrana Dilengkapi Rest Area, Rampung Akhir Tahun
Wajah perbatasan Tabanan-Jembrana yang sedang ditata Pemkab Tabanan (Dok.IDNTimes/PUPR Tabanan)
Intinya Sih
  • Pemkab Tabanan menata perbatasan Tabanan–Jembrana dengan membangun rest area di Desa Selabih untuk mempercantik gerbang barat dan memberi kenyamanan bagi pengendara.
  • Pembangunan dilakukan dua tahap dengan total anggaran sekitar Rp30 miliar, mencakup penataan rest area serta fasilitas tapal batas yang ditarget rampung pada Desember 2026.
  • Rest area akan dilengkapi area UMKM, tempat duduk, dan fasilitas pendukung agar menjadi lokasi singgah nyaman sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tabanan, IDNTimes-Perbatasan Tabanan dan Jembrana dilakukan penataan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melakukan penataan di perbatasan Tabanan dan Jembrana. Selain mempercantik dengan membangun gapura perbatasan, Pemkab melengkapi titik perbatasan tersebut dengan rest area yang berlokasi di Desa Selabih, Kecamatan Selemadeg Barat. Upaya ini sekaligus mempercantik wajah pintu masuk dari arah Kabupaten Jembrana.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan, pembangunan rest area merupakan respons atas masukan agen perjalanan hingga masyarakat setempat. Penataan kawasan dilakukan agar tampil lebih representatif sebagai gerbang barat Tabanan.

"Banyak yang memberi masukan. Dimana jalan ke arah perbatasan itu gelap sementara banyak pengemudi yang berhenti di titik tersebut setelah lelah perjalanan dari Gilimanuk menuju Denpasar," ujarnya, Senin (29/6/2026)

1. Pemkab Tabanan membangun jineng sebagai ikon

IMG-20260629-WA0018.jpg
Wajah perbatasan Tabanan-Jembrana yang sedang ditata Pemkab Tabanan (Dok.IDNTimes/PUPR Tabanan)

Sanjaya menambahkan pembangunan rest area diharapkan menciptakan titik singgah yang nyaman bagi pengguna jalan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Pemerintah pun menyiapkan pembangunan ikon berupa jineng sebagai simbol agraris Tabanan yang sebelumnya sudah dibangun. Bangunan tersebut merepresentasikan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat yang erat dengan filosofi Gunung Batukaru.

2. Penataan perbatasan Tabanan-Jembrana dilakukan 2 tahap

IMG-20260629-WA0015.jpg
Wajah perbatasan Tabanan-Jembrana yang sedang ditata Pemkab Tabanan (Dok.IDNTimes/PUPR Tabanan)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tabanan, I Gede Made Partana mengatakan penataan kawasan perbatasan dilakukan melalui dua paket pekerjaan. Paket pertama adalah penataan rest area Desa Selabih dengan nilai pagu sebesar Rp15 Miliar dan nilai kontrak Rp14.662.053.000. Sementara paket kedua, yakni pembangunan dan penataan fasilitas penunjang tapal batas Kabupaten Tabanan dan Jembrana, memiliki nilai pagu Rp15 miliar dengan nilai kontrak Rp14.592.258.000.

Menurut Partana, pekerjaan ditargetkan rampung pada Desember 2026.

3. Rest Area dilengkapi UMKM

Wajah perbatasan Tabanan-Jembrana yang sedang ditata Pemkab Tabanan (Dok.IDNTimes/PUPR Tabanan)
Wajah perbatasan Tabanan-Jembrana yang sedang ditata Pemkab Tabanan (Dok.IDNTimes/PUPR Tabanan)

Partana memaparkan kawasan rest area akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang bagi masyarakat. Di antaranya area bagi pelaku UMKM, tempat duduk bagi pengunjung, serta penataan kawasan agar lebih nyaman dan menarik sebagai lokasi persinggahan.

"Kawasan rest area ini nantinya memberikan ruang kepada UMKM lokal agar dapat memasarkan produk-produknya. Terlebih posisi kawasan yang berada di jalur perbatasan Tabanan–Jembrana, potensi kunjungan masyarakat dinilai cukup besar sehingga dapat menjadi peluang meningkatkan pendapatan pelaku usaha desa," katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Bali

See More