BMKG Prakirakan Gelombang Laut di Bali Capai 4 Meter hingga 2 Juli 2026

Denpasar, IDN Times - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di perairan Bali pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026. Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 2,5–4 meter di Perairan Selatan Pulau Bali, Selat Bali bagian selatan, dan Selat Lombok bagian selatan.
BMKG menyebut kondisi tersebut berisiko bagi perahu nelayan saat kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, kapal tongkang pada kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter, serta kapal feri pada kecepatan angin 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter.
Sementara itu, gelombang setinggi 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di Perairan Utara Pulau Bali, Selat Lombok bagian utara, dan Selat Badung. Kondisi ini berisiko bagi perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, serta kapal tongkang pada kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.
Selama periode tersebut, angin di Perairan Utara dan Selatan Bali bertiup dari arah timur–tenggara dengan kecepatan 4–20 knot. Pada 30 Juni 2026, kecepatan arus tercatat berkisar 0,91–0,99 knot di Perairan Utara Pulau Bali, 1,44–2,01 knot di Perairan Selatan Pulau Bali, 0,87–1,04 knot di Selat Bali bagian selatan, 1,55–2,18 knot di Selat Badung, 1,08–1,77 knot di Selat Lombok bagian utara, dan 1,51–2,91 knot di Selat Lombok bagian selatan.


![[QUIZ] Pilih Mekidung atau Menari, Ini Member no na Mirip Kamu](https://image.idntimes.com/post/20250604/no-na-new-sounds-superstitiousand-falling-in-love-are-out-now-everywhere-stay-tuned-music-video-drops-tomorrow-505165762f52a892b2e35583ac6b3746-9ba20f856ce125a33b6bdd63dadf1e4f.jpg)














