Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

MBG Libur, Harga Pakcoy dan Sawi Putih di Tabanan Merosot

MBG Libur, Harga Pakcoy dan Sawi Putih di Tabanan Merosot
Pasar Sayur Baturiti, Tabanan (IDNTimes/Wira Sanjiwani)
Intinya Sih
  • Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Tabanan libur selama sebulan, menyebabkan harga sayur seperti pakcoy dan sawi putih turun drastis hingga 50 persen.
  • Penurunan harga tidak hanya karena liburnya MBG, tetapi juga akibat menurunnya permintaan setelah perayaan Hari Raya Galungan.
  • Harga sayur di Pasar Baturiti sangat fluktuatif, dipengaruhi musim panen dan stok kiriman petani yang bisa berubah setiap hari bahkan tiap jam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tabanan, IDN Times - Hari libur kenaikan kelas selama kurang lebih satu bulan, membuat program makanan bergizi gratis (MBG) berhenti sementara. Ternyata liburnya program MBG membuat beberapa jenis sayur di pasaran mengalami penurunan signifikan. Terutama jenis sayur yang menjadi salah satu permintaan untuk menu MBG.

Salah satu penjual sayur di pasar sayur Baturiti, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Ni Made Erni mengatakan, sayur yang saat ini mengalami penurunan harga jual adalah jenis pakcoy, sawi putih dan buncis. "Untuk wortel dan cabai masih stabil," ujarnya, Rabu (1/7/2026)

1. Sejumlah jenis sayur turun harga nyaris 50 persen

IMG-20251107-WA0035.jpg
Pasar Sayur Baturiti, Tabanan (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Erni mengatakan untuk sayur pakcoy harganya turun 50 persen yaitu dari Rp9.000 per kilogram menjadi Rp3.000 per kilogram. Sementara untuk sawi putih turun dari Rp8.000 per kilogram menjadi Rp4000 per kilogram.

Namun tidak semua sayur yang biasanya menjadi menu MBG mengalami penurunan. Untuk wortel misalnya, harganya justru mengalami kenaikan yaitu dari Rp13.000 per kilogram menjadi Rp27.000 per kilogram. "Untuk cabai kecil harganya masih stabil di kisaran Rp40.000 per kilogram," ujarnya.

2. Harga juga dipengaruhi pasca hari raya Galungan

IMG-20251107-WA0039.jpg
Pasar Sayur Baturiti, Tabanan (IDNTimes/Wira Sanjiwani)

Turunnya harga sayur ini menurut Erni tidak sepenuhnya dikarenakan liburnya program MBG. "MBG memang memiliki pengaruh tetapi tidak terlalu signifikan. Penurunan ini juga dikarenakan hari raya Galungan sudah lewat," ujar Erni.

Ia melanjutkan, menjelang hari raya Galungan, permintaan cenderung stabil dan naik. "Cabai saat jelang hari raya Galungan alami kenaikan. Tetapi usai hari raya harga cenderung alami penurunan. Memang seperti itu polanya," kata Erni.

3. Harga sayur juga dipengaruhi musim panen

IMG-20251107-WA0041.jpg
Pasar Sayur Baturiti, Tabanan (IDNTimes/Wira Sanjiwani)

Naik turun harganya sayur ini, juga dikarenakan musim panen. Erni mengatakan salah satu jenis sayur yang harganya menurun drastis saat musim panen adalah sayur hijau. "Saat ini harganya masih stabil di Rp2.000 hingga Rp3.000. Tetapi biasanya kalau musim panen harganya turun dan musim kering harganya mahal," ujar Erni.

Menurutnya harga sayur di Pasar Sayur Baturiti sangat fluktuatif. Harganya berubah-ubah setiap hari. Bahkan bisa per jam berubah, tergantung dari stok di petaninya. "Kami pedagang hanya menjual harga sesuai kiriman dari petani ke kios. Kadang harganya mahal, tetapi nanti beberapa jam pengiriman berikutnya jadi lebih murah," katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang

Latest News Bali

See More