Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hari Baik Menurut Hindu Bali 7 Februari 2026, Baik Menanam Timun

ilustrasi timun dalam air (pixabay.com/Ekkapop Sittiwantana)
ilustrasi timun dalam air (pixabay.com/Ekkapop Sittiwantana)
Intinya sih...
  • Baik memelihara ternak Kala upa merupakan hari baik untuk mulai mengambil atau memelihara ternak (wewalungan). Bagi kamu yang ingin beternak untuk hobi maupun usaha, yuk mulai hari ini karena sekarang saat yang tepat.
  • Baik menggarap sawah Pamacekan adalah hari baik untuk mengerjakan sawah atau kebun, membuat tombak penangkap ikan. Namun, tidak baik melaksanakan yadnya maupun upacara keagamaan Hindu di Bali.
  • Baik memberikan nasihat Jika orang terdekatmu ada yang terkena masalah dan butuh nasihatmu, hari ini adalah saat yang tepat. Sebab ada hari tutur mandi merupakan hari baik untuk memberikan nasihat atau petuah.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kamu memiliki hobi berkebun atau sedang menjalani usaha perkebunan?Inilah hari baik untukmu.

Hari baik Hindu Bali berdasarkan Kalender Bali Digital pada Sabtu, 7 Februari 2026 memuat hari dadig krana. Hari ini baik untuk menanam khususnya bibit tebu dan timun. 

Dadig krana merupakan hari yang tidak baik untuk upacara keagamaan Hindu atau yadnya, juga tidak baik mengadakan pertemuan atau rapat, dan bersenggama. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Apakah ada hari buruk juga? Baca selengkapnya di bawah ini.

1. Baik memelihara ternak

ilustrasi ternak ayam (pexels.com/Italo Melo)
ilustrasi ternak ayam (pexels.com/Italo Melo)

Kala upa merupakan hari baik untuk mulai mengambil atau memelihara ternak (wewalungan). Bagi kamu yang ingin beternak untuk hobi maupun usaha, yuk mulai hari ini karena sekarang saat yang tepat.

Sementara itu, pada hari gagak anungsang pati tidak baik melaksanakan upacara membakar mayat atau atiwa-tiwa. Oleh karena itu, kamu dan keluarga yang berniat melakukan upacara tersebut dapat cari hari lainnya. Purwanin dina artinya tidak baik sebagai dewasa ayu.

2. Baik menggarap sawah

Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami)
Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami)

Pamacekan adalah hari baik untuk mengerjakan sawah atau kebun, membuat tombak penangkap ikan. Namun, tidak baik melaksanakan yadnya maupun upacara keagamaan Hindu di Bali.

Ada juga hari yang disebut dengan ratu megambahan merupakan hari yang tidak baik untuk membuat peraturan-peraturan, membuat rencana, serta mengangkat petugas atau pejabat. 

3. Baik memberikan nasihat

ilustrasi memberikan nasihat (pexels.com/Karolina Grabowska)
ilustrasi memberikan nasihat (pexels.com/Karolina Grabowska)

Jika orang terdekatmu ada yang terkena masalah dan butuh nasihatmu, hari ini adalah saat yang tepat. Sebab ada hari tutur mandi merupakan hari baik untuk memberikan nasihat atau petuah. 

Pada hari tutur mandi juga baik untuk melakukan hal yang bersifat gaib atau kedyatmikanPararasan: Laku Bumi, Pancasuda: Tunggak Semi, Ekajalaresi: Patining Amerta, Pratiti: Bhawa.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
Martin Tobing
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest News Bali

See More

Tumpek Uye, Bentuk Hubungan Harmonis Manusia dan Hewan

07 Feb 2026, 19:00 WIBNews