IDN Times: Sebelas miliar itu cukup ya Pak?
Wayan Koster: Cukup.
IDN Times: Berarti tidak perlu suntikan dari Pusat ya, Pak?
Wayan Koster: Gak perlu.
Gubernur Bali Percaya Diri Tak Perlu Bantuan Dana Soal Sampah

Badung, IDN Times - Mimik wajah Gubernur Bali, I Wayan Koster, langsung berubah saat ditanyai penggunaan dana Pungutan Wisatawan Asing (PWA) untuk penanganan sampah. Pihaknya menyampaikan bahwa alokasi dana tersebut untuk TPA Suwung. Sekitar Rp11 miliar disebutnya telah dialokasikan untuk penanganan sampah. Ia berpendapat, nilai dana tersebut cukup untuk menyelesaikan persoalan sampah tanpa bantuan dari Pusat.
"Sudah dialokasi untuk TPA Suwung. Ada Rp11 miliar (tahun) 2025," terangnya.
Ia menyebutkan, satu strategi pendanaan itu mengandalkan anggaran kabupaten masing-masing. Misalnya penanganan sampah di wilayah Badung, tentu keseluruhan anggaran dibebankan dari Kabupaten Badung itu sendiri. Sementara itu, rencana anggaran untuk tahun ini belum dihitung.
"Jangan dihitung sekarang. Kan belum dihitung," katanya.
Koster menolak memberikan rekomendasi ke Pemerintah Pusat terkait penanaganan sampah kiriman.
" Oh, tidak usah. ini kan laut. Mungkin juga dari Bali ada kirim ke mana gak tahu arahnya," jawabnya.
Sementara itu Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengaku siap memenuhi kebutuhan anggaran penanganan sampah spesifik tersebut. Pihaknya tidak menampik kebutuhan anggaran untuk penanganan sampah di Kabupaten Badung lebih besar. Kendati tidak disebutkan nominalnya, Adi mengklaim angkanya di atas Rp11 miliar. Pun pihaknya juga tengah disibukkan persiapan masa transisi sebelum Danantara yang akan melakukan pengelolaan sampah.
"Memang sih alokasi anggaran kan cukup besar. Hanya masalahnya kita ini dinamis. Sekarang kan dengan ada beberapa tambahan, mungkin saja saya akan menambah truk juga, termasuk beach cleaner-nya," terangnya.


















