Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hari Baik Menurut Hindu Bali 26 Oktober 2024

Hari Baik Menurut Hindu Bali 26 Oktober 2024
Menari (www.pixabay.com)

Selamat berakhir pekan teman-teman. Hari ini untuk mengisi akhir pekan ala ayuning kala jengking. Artinya, akhir pekan ini pas banget untuk mulai belajar menari dan menabuh gamelan. Selain itu buat yang suka memancing, hari ini baik untuk membuat bubu, seser, dan jaring. Namun, tidak baik untuk memulai upacara Manusa Yadnya seperti menikah dan upacara potong rambut.

Berikut ini hari baik menurut Hindu Bali 26 Oktober 2024, selengkapnya di bawah ini.

1. Baik membuat alat penangkap ikan

ilustrasi ikan teri (pexels.com/Junpire Nguyen)
ilustrasi ikan teri (pexels.com/Junpire Nguyen)

Ala ayuning kajeng uwudan yaitu tidak baik untuk menanam dan memetik tanaman. Ada pula disebut kala caplokan yakni hari baik untuk membuat alat-alat penangkap ikan seperti pancing (kail), jala, jaring, bubu, bahan untuk umpan.

Geni Rawana yaitu baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Namun, tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam. Kala Dangastra, baik untuk membangun tembok pekarangan, membuat alat-alat penangkap ikan. namun tidak baik untuk memulai pekerjaan penting, tidak baik melakukan upacara (gawe ayu).

2. Tidak baik untuk membajak sawah

pexels.com/Aleksander Dumała
pexels.com/Aleksander Dumała

Kala sor dianggap tidak baik untuk bekerja yang berhubungan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan. Kala gotongan yaitu baik untuk memulai suatu usaha, tetapi tidak baik untuk mengubur atau membakar jenazah. 

Ada pula disebut sebagai kala siyung yaitu hari yang tidak baik dan diwaspadai karena mengandung pengaruh buas. Kala sudukan yaitu tidak baik untuk memindahkan orang sakit, menunjukkan unsur perombakan. 

Hari ini juga masih belum baik untuk melangsungkan pernikahan atau disebut kala tampak. Sedangkan kala temah yaitu tidak baik untuk dewasa ayu.

3. Baik untuk membuat pahat

ilustrasi memahat kayu. https://pixabay.com/users/juergen_sieber-7527139/
ilustrasi memahat kayu. https://pixabay.com/users/juergen_sieber-7527139/

Srigati munggah yaitu baik untuk membibit atau menanam padi, membuat alat-alat berjualan, membuat pahat, menyimpan padi atau upacara padi di lumbung. Namun, tidak baik meminjam sesuatu, termasuk menjual beli beras. 

Sedangkan rangda tiga yaitu hari yang tidak baik melakukan upacara pernikahan. Uncal balung yaitu tidak baik melakukan semua jenis pekerjaan yang dianggap penting. Srigati yaitu baik untuk menyimpan dan menurunkan padi di lumbung. Pararasan pada hari ini: laku bulan, pancasuda: bumi kepetak, ekajalaresi: kinasihaning jana, pratiti: widnyan.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More

Bikin Konten Lompat Tebing dengan Sepeda Motor, WN Belgia Dideportasi

03 Apr 2026, 17:22 WIBNews