Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hari Baik Menurut Hindu Bali 15 April 2026, Baik Membuat Peraturan

Hari Baik Menurut Hindu Bali 15 April 2026, Baik Membuat Peraturan
ilustrasi peraturan (pexels.com/Joshua Miranda)
Intinya Sih
  • Ramalan Kalender Bali 15 April 2026 menyebut hari kala guru sebagai waktu baik untuk membuat peraturan atau awig-awig di lingkungan desa adat.
  • Beberapa hari seperti guntur umah, kala luang, dan kala wisesa dianggap membawa keberuntungan untuk membangun rumah, menanam umbi, serta memulai kegiatan positif.
  • Hari seperti salah wadi dan purwani dinilai kurang baik untuk upacara Manusa Yadnya maupun Pitra Yadnya, sementara taliwangke cocok untuk memperbaiki pagar dan pekerjaan pertanian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali dari Kalender Bali Digital menyambut aktivitasmu pada Rabu, 15 April 2026. Ramalan pagi ini diawali dengan hari kala guru adalah hari baik untuk membuat peraturan atau awig-awig (peraturan setingkat desa adat di Bali).

Gagak anungsang pati adalah hari yang tidak baik melakukan upacara membakar mayat dan atiwa-tiwa. Kala prawani merupakan hari yang tidak baik untuk semua kegiatan, hari ini mengandung pengaruh yang kurang baik. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

Baik membangun rumah

ilustrasi membangun rumah (pexels.com/Ron Lach)
ilustrasi membangun rumah (pexels.com/Ron Lach)

Guntur umah atau graha adalah hari baik untuk membangun atau memindahkan rumah. Kala luang adalah hari baik untuk membuat terowongan, menanam ketela atau umbi-umbian. 

Kala pati adalah hari baik untuk membuat jerat atau jaring dan memasangnya. Namun, tidak baik untuk semua upacara dan pekerjaan yang lainnya. Kala sudangastra adalah hari baik untuk membuat alat-alat yang runcing.

Baik memulai kegiatan positif

ilustrasi meditasi (unsplash.com/Sumit Bisht)
ilustrasi meditasi (unsplash.com/Sumit Bisht)

Kala wisesa adalah hari baik untuk memulai suatu kegiatan positif, menebang kayu bahan bangunan, dan mengangkat atau melantik petugas. Panca prawani artinya tidak baik dipakai dewasa ayu. 

Salah wadi adalah hari yang tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya, seperti wiwaha atau perkawinan, mapendes atau potong gigi, potong rambut, dan sebagainya. Termasuk tidak baik melaksanakan upacara Pitra Yadnya, misalnya penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan lain-lain. Purwani adalah hari yang tidak baik dipakai dewasa.

Baik memperbaiki pagar

ilustrasi pagar besi hitam (vecteezy.com/imrandk)
ilustrasi pagar besi hitam (vecteezy.com/imrandk)

Taliwangke adalah hari baik untuk memperbaiki pagar, memasang tali penghambat di sawah atau kebun, dan membuat tali pengikat padi atau benda-benda mati. Namun, tidak baik untuk mulai mengerjakan benang tenun dan membuat tali ternak. 

Titibuwuk adalah hari baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Namun, tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting, bepergian, dan membuat tangga. Pararasan: Laku Air, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Werdi Putra, Pratiti: Saskara.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Bali

See More