Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hari Baik Hindu Bali 21 Juni 2026, Saatnya Menanam Tanaman Berbuah
Warga asyik menonton final race MXGP Lombok dari pohon mangga. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Rahajeng semeng semeton sareng sami (Selamat pagi teman-teman semuanya), bagaimana kabarmu? Semoga kabar baik dan sehat selalu ya. Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali menyambutmu pada Minggu, 21 Juni 2026.

Ramalan dari Kalender Bali Digital ini diawali dengan kajeng rendetan yang baik untuk menanam tumbuhan menghasilkan buah. Kala empas turun artinya baik untuk menanam umbi-umbian. Namun, tidak baik untuk membangun dan memetik buah-buahan. Bagaimana dengan hari baik lainnya? Yuk baca selengkapnya di bawah ini.

1. Baik menanam umbi-umbian

Ilustrasi kentang (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Kala luang adalah hari baik untuk membuat terowongan, menanam ketela atau umbi-umbian. Kala jangkut merupakan hari baik untuk membuat pencar, jaring, dan senjata. Carik walangati adalah hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. 

2. Tidak baik memindahkan orang sakit

Ilustrasi sakit. (IDN Times/ Agung Sedana)

Kala sudukan artinya tidak baik untuk memindahkan orang sakit serta menunjukkan unsur perombakan. Uncal balung merupakan hari yang tidak baik melakukan semua jenis perkerjaan yang dianggap penting. Pararasan: Laku Angin, Pancasuda: Satria Wibawa, Ekajalaresi: Suka Rahayu, Pratiti: Saskara.

Editorial Team

Related Article