BMKG Ingatkan Gelombang Laut di Bali 20-23 Juni Capai 2,5 Meter

- BMKG Denpasar mengeluarkan peringatan gelombang laut 20–23 Juni 2026 di Bali dengan potensi ketinggian mencapai 2,5 meter atau kategori sedang.
- Gelombang tinggi berpeluang terjadi di Selat Badung, Selat Bali bagian Selatan, Selat Lombok bagian Selatan, dan Perairan Selatan Pulau Bali.
- Pola angin bergerak dari Timur–Selatan dengan kecepatan 4–25 knot, berdampak pada risiko bagi perahu nelayan dan kapal tongkang di wilayah perairan tersebut.
Denpasar, IDN Times - Masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan Bali diharapkan hati-hati dan waspada dengan gelombang laut yang berpotensi mencapai 2,5 meter atau kategori sedang.
Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan mulai 20-23 Juni 2026 terkait potensi gelombang tinggi di wilayah Bali. Ketinggian gelombang laut dapat mencapai 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Badung, Selat Bali bagian Selatan, Selat Lombok bagian Selatan, dan Perairan Selatan Pulau Bali.
Kondisi tersebut diungkap berisiko untuk perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, serta kapal tongkang dengan kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.
Pada rentang tersebut, pola angin di wilayah perairan Utara dan Selatan Bali bergerak dari Timur - Selatan dengan kecepatan angin antara 4 - 25 knot.
Kecepatan arus pada 20 Juni 2026 di Perairan Utara Pulau Bali 0,93 - 1,01 kt; Selat Badung 1,62 - 2,38 kt; Selat Bali bagian Selatan 1,24 - 1,31 kt; Perairan Selatan Pulau Bali 1,48 - 1,65 kt; Selat Lombok bagian Utara 1,65 - 2,19 kt; dan Selat Lombok bagian Selatan 1,87 - 3,00 kt.


















