Pangkalan resmi LPG (Dok.IDN Times/istimewa)
Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengklaim penyaluran elpiji 3 kg di wilayah kota dan kabupaten di Provinsi Bali berjalan normal dan sesuai realisasi.
“Untuk wilayah Denpasar sendiri, penyaluran elpiji 3 kg subsidi berjalan normal dengan realisasi penyaluran dari tanggal 12–19 Februari 2024 sejumlah 279.544 tabung. Ini untuk empat kecamatan di Denpasar,” jelasnya.
Meski demikian, kata dia, Pertamina akan memonitor secara berkala terhadap ketersediaan stok, penyaluran ke agen dan pangkalan elpiji resmi Pertamina. Hal ini untuk memastikan penyaluran elpiji 3 kg itu.
Hal ini sesuai dengan fungsi pengawasan Pertamina, kata dia, yakni mulai dari agen hingga pangkalan. Artinya, titik terakhir pendistribusian adalah di pangkalan, bukan di pengecer atau warung.
"Masyarakat kami arahkan untuk membeli elpiji 3 kg subsidi di pangkalan resmi untuk mendapatkan harga sesuai HET yang ditentukan Pemerintah Daerah,” kata dia.
Ia juga menekankan bahwa ciri-ciri pangkalan resmi Pertamina adalah adanya plang atau papan warna hijau yang mencantumkan nama pangkalan, nomor registrasi pangkalan, menyebutkan HET, serta menyebutkan kontak pangkalan dan Call Center Pertamina 135.