Tabanan, IDN Times - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan memindahkan delapan orang warga binaannya, pada Rabu (6/11/2024). Mereka dipindahkan ke Lapas Karangasem dan Lapas Narkotika Bangli. Pemindahan ini dilakukan untuk mengatasi over capacity serta pembinaan berkelanjutan.
Atasi Overload, 8 Warga Binaan Lapas Tabanan Dipindahkan

1. Satu dari warga binaan yang dipindahkan adalah WNA
Dari delapan warga binaan yang dipindahkan, tiga orang di antaranya ke Lapas Narkotika Bangli dan lima orang ke Lapas Karangasem.
Mereka merupakan narapidana inkracht atau sudah berkekuatan hukum tetap, yang terdiri dari tujuh orang warga Negara Indonesia (WNI) dan satu orang warga negara asing (WNA).
2. Warga binaan yang dipindahkan sudah melalui proses asesmen
Kepala Lapas (Kalapas) Tabanan, Muhamad Kameily, mengatakan pemindahan ini merupakan tindak lanjut dari hasil asesmen yang telah dilakukan bagi warga binaan Lapas Tabanan.
“Warga binaan tidak serta merta dipindahkan secara acak, tetapi memang sudah kami lakukan asesmen terlebih dahulu. Dari hasil asesmen, muncullah nama-nama yang dipindahkan. Kami juga berharap nanti di lapas baru, mereka tetap dapat mengikuti kegiatan pembinaan sehingga siap kembali bermasyarakat setelah bebas,” katanya, Rabu (6/11/2024).
3. Pemindahan sebagai bentuk pencegahan dini gangguan kamtib
Menurut Kameily, pemindahan warga binaan ini menjadi langkah pencegahan dini terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib). Seperti diketahui, Lapas Tabanan mengalami over capacity lebih dari 400 persen, di mana kapasitas normalnya 47 orang. Sementara isi Lapas Tabanan sekarang sudah mencapai lebih dari 200 orang.
"Dengan pertimbangan itu pula, beberapa orang warga binaan kami pindahkan untuk mengurangi over capacity serta untuk pembinaan berkelanjutan di Lapas lain,” ujarnya.
Sebelum delapan warga binaan dipindahkan, petugas lapas melakukan penggeledahan badan serta barang bawaannya untuk memastikan mereka tidak membawa barang-barang terlarang. Pada proses pemindahan ini, Lapas Tabanan juga bersinergi bersama Kepolisian Resor (Polres) Tabanan dengan bantuan dua orang personel untuk memastikan keamanan dan kelancaran selama kegiatan.