Comscore Tracker

5 Jurus Jitu Lulus Psikotes, Bikin HRD Pilih Kamu daripada Orang Lain

Kebanyakan orang gagal psikotes. Iya gak? Tag teman kamu

Ketika mau melamar kerja, interview dan psikotes sering disebut sebagai proses yang paling sulit. Karena banyak juga orang yang gagal dalam tahap ini. Mengetahui itu kamu selalu jika menjalani tes ini.

Tapi gak usah takut. Ada lima jurus biar lulus psikotes, yang bikin HRD pilih kamu daripada orang lain.

1. Pahami jika soal psikotesnya berkaitan dengan Intelligent Quotient (IQ). Ada tentang kemampuan bahasa, logika, dan berhitung

5 Jurus Jitu Lulus Psikotes, Bikin HRD Pilih Kamu daripada Orang LainPexels/Startup Stock Photos

Baca Juga: 5 Keahlian yang Bisa Kamu Geluti Jika Memutuskan Ingin Tinggal di Bali

Biasanya psikotes selalu berhubungan dengan tingkat kemampuan akademik atau IQ. Tes ini akan menilai kecerdasan, kemampuan bahasa, logika, dan kemampuan berhitung. Jika kamu mau berlatih, pastikan saja kamu terbiasa teliti dan membaca aneka macam tulisan. Berlatih dari buku soal pun boleh dicoba.

Selain itu, ada penilaian tentang potensi diri. Perusahaan akan melihat apakah kamu berpotensi sebagai pemimpin atau sekadar pengikut. Soal kepemimpinan ini, juga akan berhubungan dengan penempatanmu sebagai karyawan dan memaksimalkan potensi supaya produktivitasmu di kantor optimal.

2. Tak cuma mengukur IQ, ada beberapa soal psikotes yang ditujukan buat memprediksi Emotional Quotient (EQ)

5 Jurus Jitu Lulus Psikotes, Bikin HRD Pilih Kamu daripada Orang LainUnsplash/rawpixel

Hal yang ditinjau dari aspek EQ adalah motivasi kerja, kemampuan komunikasi, adaptasi, kestabilan emosi, kreativitas, serta mengendalikan stres saat terjadi masalah. Coba ingat lagi! Beberapa soal pada psikotes ternyata ada yang ditujukan untuk memprediksi kemampuan spesifik seperti kecepatan, keteraturan, ketelitian, dan ketahanan kerja.

Hasil dari ini semua akan jadi database kemampuanmu. Lantas database ini bakal dijadikan patokan untuk memilih kandidat dengan kecerdasan emosional dan potensi terbaik. Setiap posisi tentu membutuhkan kriteria dan kemampuan yang tak sama. Database inilah penentunya.

3. Setelah paham keduanya, lakukan persiapan dengan mengenali dahulu kemampuan dan potensi diri sebelum melamar posisi tertentu

5 Jurus Jitu Lulus Psikotes, Bikin HRD Pilih Kamu daripada Orang LainPexels/Pixabay

Sekarang cobalah menganalisis kemampuanmu serta karaktermu. Tulis daftarnya dalam sebuah kertas dan coba bandingkan. Bisa jadi bidang yang kamu impikan berbeda jauh dari kemampuan dan karaktermu. Kalau kamu introvert tapi ingin bekerja sebagai marketing, bagaimana? Apa yang harus kamu kembangkan supaya bisa mewujudkan itu?

Jika kamu bersedia, tidak ada salahnya ikut psikotes perseorangan yang disediakan oleh biro konsultasi atau psikologi. Meski harus mengeluarkan biaya, tapi hasilnya sangat bermanfaat untuk jangka panjang. Hasil tes dapat kamu konsultasikan dan jadi tolok ukur untuk lamaran kerja berikutnya.

4. Kamu tidak perlu belajar mati-matian karena tidak ada jawaban benar dan salah pada psikotes. Yang perlu dikedepankan adalah kesehatanmu

5 Jurus Jitu Lulus Psikotes, Bikin HRD Pilih Kamu daripada Orang LainPexels/Pixabay

Kondisi fisik yang optimal itu penting buat psikotes, lho! Karena durasinya cukup lama. Setidaknya kamu harus cukup tidur dan makan yang mencukupi supaya konsentrasimu saat tes tidak buyar. Jangan sampai kamu berhalangan tiba karena kamu sakit dan harus bedrest.

Gak cuma kesehatan fisik, kesehatan mental pun begitu. Kalau kamu stres, hasil psikotes jadi ikut-ikutan terpengaruh. Lalu ada hal-hal sepele tapi penting buat kamu. Yaitu survei tempat tes dan persiapkan pakaian sesuai ketentuan. Karena kalau kamu datang terlambat, tidak akan ada perpanjangan waktu.

5. Jika kamu gagal psikotes, tak perlu berkecil hati. Barangkali tiga hal ini jadi penyebabnya dan bisa kamu evaluasi

5 Jurus Jitu Lulus Psikotes, Bikin HRD Pilih Kamu daripada Orang LainPexels/Buro Millennial

Baca Juga: Anti Gagal! Ini Dia 4 Tips Negosiasi Gaji Saat Wacancara Kerja

Satu hal lagi yang perlu kamu ingat. Gagal psikotes bukan berarti IQ kamu lemah atau tak tidak hebat. Bisa jadi perusahaannya memang kriterianya yang terlalu tinggi. Kedua, kondisi fisik kamu bisa saja sedang tidak bagus tanpa disadari. Kondisi seperti ini bisa membuatmu grogi dan tidak fokus saat mengerjakan soal.

Kalau sudah seperti itu tak perlu pesimis. Carilah kesempatan kerja lagi dan ajukan lamaran ke banyak perusahaan. Cobalah sedikit bereksperimen cari posisi yang lain. Barangkali posisi itu sesuai hobi yang justru membuat karier kamu jadi berkembang pesat. Semangat ya.

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya