Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hari Baik Menurut Hindu Bali 6 Mei 2025, Saatnya Bepergian

Hari Baik Menurut Hindu Bali 6 Mei 2025, Saatnya Bepergian
Ilustrasi bepergian dengan pesawat terbang
Intinya Sih
  • Kalender Bali Digital mencatat 6 Mei 2026 sebagai hari dengan berbagai ramalan baik, termasuk catur laba yang cocok untuk bepergian ke utara dan upacara Manusa serta Pitra Yadnya.
  • Hari Cintamanik disarankan untuk potong rambut, sementara kala luang baik untuk membuat terowongan dan menanam umbi-umbian; guntur umah cocok bagi yang ingin membangun atau memindahkan rumah.
  • Pepedan dianggap baik membuka lahan pertanian baru, sedangkan titibuwuk dipercaya mampu menghilangkan penyakit karena guna-guna namun tidak disarankan memulai pekerjaan penting.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali berdasarkan Kalender Bali Digital pada Rabu, 6 Mei 2026. Mengawali pagi ini ada ramalan hari baik catur laba. Ini adalah hari baik untuk bepergian menuju arah utara, upacara Manusa Yadnya, dan Pitra Yadnya.

Ada juga hari yang disebut dengan banyu urug adalah hari baik untuk membuat bendungan. Namun, tidak baik untuk membuat sumur. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

Baik untuk potong rambut

Berbagai sesama melalui kegiatan potong rambut gratis, IDN Times/ Bramanta Pamungkas
Berbagai sesama melalui kegiatan potong rambut gratis. (IDN Times/ Bramanta Pamungkas)

Cintamanik adalah hari baik untuk melakukan upacara potong rambut. Kala luang merupakan hari baik untuk membuat terowongan, menanam ketela atau umbi-umbian.

Guntur umah/graha adalah hari baik untuk membangun atau memindahkan rumah. Kala katemu artinya baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, dan mengadakan pertemuan. 

Baik membuka lahan pertanian baru

Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami)
Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami)

Pepedan artinya baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. Kala suwung artinya tidak baik untuk dewasa ayu dan berkunjung. 

Titibuwuk adalah hari baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Namun, tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting, membuat tangga atau tanggul. Pararasan: Laku Bulan, Pancasuda: Bumi Kepetak, Ekajalaresi: Suka Pinanggih, Pratiti: Saskara.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Bali

See More