Kelengahan Lini Belakang Bali United Bawa Petaka di Solo

Dewi Fortuna nampaknya belum berpihak ke Bali United. Tim asuhan pelatih Stefano "Teco" Cugurra ini gagal meraih kemenangan atas Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, Kamis (6/3/2025).
Kemenangan di depan mata harus buyar setelah tandukan Cleylton Santos pada detik-detik terakhir babak kedua mampu membobol gawang Adilson Maringa. Kenapa Bali United kembali gagal meraih kemenangan di Liga 1 2024/2025?
1. Kedua tim memiliki motivasi raih kemenangan

Persis Solo sebagai tuan rumah memiliki target untuk mengalahkan tamunya Bali United. Selain itu, motivasi anak-anak Laskar Sambernyawa yang utama adalah menjauh dari zona degradasi. Saat ini, Persis Solo memiliki poin yang terpaut tipis dengan tiga tim di zona degradasi yaitu Semen Padang, Madura United, dan PSS Sleman.
Di sisi lain, Bali United memiliki motivasi untuk memutus rekor belum pernah menang dalam tiga pertandingan terakhir. Mengejar posisi tiga besar klasemen Liga 1 2024/2025 juga menjadi target Serdadu Tridatu. Otomatis, kedua tim bermain terbuka saling melakukan serangan. Ketatnya permainan membuat tidak ada satu pun gol tercipta di babak pertama.
2. Gol penalti Persis Solo mampu dibalas cepat oleh Bali United

Pada awal babak kedua, pemain bertahan Bali United, Ricky Fajrin, melakukan kesalahan di area kotak terlarang. Pemain asal Semarang ini menjatuhkan Cleylton dan membuahkan tendangan penalti bagi Persis Solo. Moussa Sidibe sukses menjadi algojo dan membuat timnya unggul sementara 1-0 pada menit ke-54.
Bali United berhasil memberikan respon cepat atas gol tersebut. Melalui umpan panjang, Rahmat Arjuna berhasil menusuk ke daerah pertahanan Persis Solo. Walaupun diadang oleh dua pemain asing Peris Solo, pemain muda Bali United ini berhasil menciptakan gol penyama kedudukan pada menit ke-58.
3. Boris Kopitovic mencetak gol bukan dari titik penalti

Setelah gol Rahmat Arjuna, Bali United meningkatkan intensitas serangannya. Berkali-kali serangan Serdadu Tridatu hampir membobol gawang Persis Solo yang dikawal oleh Gianluca Paneynuwu. Penyelesaian akhir masih menjadi masalah bagi lini depan Bali United.
Hingga akhirnya Boris kopitovic berhasil membobol gawang Persis Solo melalui tendangan kerasnya. Gol ini sempat mendapat VAR Checking, setelah sebelumnya Brandon Wilson terlihat melanggar pemain Persis Solo sebelum memberikan umpan ke Boris. Wasit kemudian memutuskan bahwa gol Boris Kopitovic sah. Pemain asal Montenegro ini telah menciptakan lima gol untuk Bali United.
4. Kelengahan lini belakang Bali United membawa petaka

Mendekati berakhirnya babak kedua, Bali United memperketat daerah pertahanannya. Irfan Jaya ditarik keluar digantikan oleh Xavier Jaimerson. Teco bertujuan agar pertahanan Ricky Fajrin dan kawan-kawan semakin kuat.
Sayangnya, memasuki detik-detik berakhirnya babak kedua, Elias Dolah melakukan kesalahan yang tidak penting. Ia menjatuhkan pemain Persis Solo di area pertahanan Bali United. Yamamoto kemudian melakukan tendangan bebas ke arah area gawang Bali United.
Kurangnya konsentrasi pemain Bali United pada detik-detik akhir babak kedua membawa petaka bagi tim asuhan Teco. Berdiri bebas tanpa pengawalan, Cleylton sukses menanduk bola hasil tendangan Yamamoto masuk ke arah gawang Adilson Maringa. Gol ini mampu menghindari Persis Solo dari kekalahan di hadapan pendukungnya.
Atas hasil ini, Bali United memperpanjang rekor belum pernah menang dalam empat pertandingan terakhir. Bali United masih berada di posisi kelima klasemen sementara Liga 1 2024/2025 dengan poin 40.



















