Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Kali Menang, Bali United Berpeluang Memecahkan Mitos!

Pemain Bali United Nouri (Kanan), berusaha melewati lawan. (Instagram.com/baliunitedfc)
Pemain Bali United Nouri (Kanan), berusaha melewati lawan. (Instagram.com/baliunitedfc)

Penulis: Community Writer, Ari Budiadnyana

Bali United berhasil memetik kemenangan 1-0 atas tim berjuluk Laskar Rencong, Persiraja Banda Aceh, di Stadion Kompyang Sujana, Kota Denpasar, Jumat (11/2/2022) malam. Bali United pada pertandingan kali ini mengambil inisiatif menyerang demi mengamankan posisinya di klasemen Liga 1 2021-2022.

Lini depan Serdadu Tridatu berisi trisula mematikan yaitu Ilija Spasojevic, Stefano Lilipaly, dan Privat Mbarga yang tampil ngotot pada pertandingan ini. Suplai bola dari lini tengah Bali United ke tiga pemain ini mampu merepotkan pertahanan Persiraja.

1. Persiraja memberikan perlawanan sengit, walaupun sudah pasti terdegradasi ke Liga 2

Persiraja Banda Aceh yang berjuluk Laskar Rencong. (Instagram.com/persiraja_official)
Persiraja Banda Aceh yang berjuluk Laskar Rencong. (Instagram.com/persiraja_official)

Pertandingan antara tim papan atas dan bawah ini berlangsung sangat menarik. Persiraja walaupun sudah terdegradasi ke Liga 2 ini ternyata mampu memberikan perlawanan sengit ketika menghadapi Bali United.

Persiraja juga mengambil inisiatif bermain menyerang, sehingga mampu menciptakan beberapa peluang yang cukup membuat jantung pendukung Bali United berdebar-debar. Satu peluang diciptakan oleh Vivi Asrizal selama laga berjalan sekitar 8 menit. Peluang ini nyaris membungkam pendukung Bali United. Namun tendangannya masih tipis menyamping di kanan gawang Bali United yang dijaga oleh Nadeo.

2. Spaso tambah gol, Private tambah assist

Selebrasi Spaso. (Instagram.com/baliunitedfc)
Selebrasi Spaso. (Instagram.com/baliunitedfc)

Walaupun Serdadu Tridatu berada dalam tekanan para pemain Persiraja di menit-menit awal, namun perlahan-lahan mulai mengendalikan permainan. Pada menit ke-19, Stefano Lilipaly mendapatkan peluang membobol gawang Persiraja, namun tendangan bebasnya masih membentur mistar gawang.

Pada menit ke-38, gol yang ditunggu-tunggu oleh Semeton Dewata terjadi setelah Spaso berhasil menyontek bola masuk ke gawang yang dijaga oleh Aji Bayu. Gol ini adalah hasil umpan manis dari Privat Mbarga dari sisi kanan. Tambahan gol ini semakin mengukuhkan Spaso di singgasana top scorer sementara Liga 1 2021-2022 dengan mengemas 21 gol.

3. Lini belakang Bali United tetap kokoh meskipun tanpa Pacheko

Haudi Abdillah mengadang pemain Persiraja. (Instagram.com/baliunitedfc)
Haudi Abdillah mengadang pemain Persiraja. (Instagram.com/baliunitedfc)

Lini belakang Bali United mengalami perubahan susunan pemain. Lini belakang yang biasanya diisi oleh tembok kokoh si jangkung William Pacheco, diganti oleh Haudi Abdilah.

Pacheko terkena akumulasi kartu kuning sehingga mendapat larangan tampil saat Bali United melawan Persiraja. Namun bukan berarti tanpa Pacheco, lini belakang Bali United menjadi lemah. Hal ini terbukti lini belakang Bali United masih mampu menjaga kemenangan atas Persiraja Banda Aceh tanpa kebobolan.

4. Mengemas 66 poin membuat puncak semakin dingin bagi Bali United dan pendukungnya

Ilustrasi Semeton Dewata. (IDN Times/Irma Yudistirani)
Ilustrasi Semeton Dewata. (IDN Times/Irma Yudistirani)

Serdadu Tridatu hanya menang tipis 1-0, namun kemenangan ini membuat mereka bisa menjaga jarak dari pesaing terdekatnya, yaitu Persib Bandung. Kemenangan ini menambah poin Bali United menjadi 66 poin, hanya selisih 3 poin dari Persib Bandung yang memperoleh 63 poin.

Sisa empat pertandingan tentunya akan menjadi laga final bagi masing-masing tim yang berada di 5 besar klasemen sementara Liga 1 2021-2022. Persaingan untuk mendapatkan mahkota Liga 1 2021-2022 sangat ketat, dilihat dari perolehan poin masing-masing tim.

5. Bali United berpeluang memecah mitos dalam kompetisi sepak bola di Tanah Air

Stefano Lillipaly (Kanan). (Instagram.com/baliunitedfc)
Stefano Lillipaly (Kanan). (Instagram.com/baliunitedfc)

Kompetisi sepak bola di Tanah Air memiliki mitos, bahwa tim Liga Indonesia, dalam hal ini Liga 1, tidak akan pernah mempertahankan juaranya di musim berikutnya. Hal ini sudah terjadi sejak gelaran Liga Indonesia dimulai pada tahun 1994. Mentoknya tim hanya mampu menjadi runner up di musim berikutnya, seperti Bandung Raya, Persipura Jaya Pura, dan Arema FC.

Dalam Liga 2021-2022 ini, kesempatan Bali United memecahkan mitos ini sangatlah lebar. Bali United menjadi juara Liga 1 pada tahun 2019, kemudian pada tahun 2020, liga yang baru bergulir harus dihentikan karena pandemik COVID-19.

Pada tahun 2021 ini, kompetisi Liga 1 mulai digulirkan lagi meskipun tanpa penonton. Jika bisa menjadi juara, maka Bali United adalah tim pertama yang bisa mempertahankan juaranya pada musim berikutnya.

Sisa empat pertandingan yang akan dihadapi Bali United nanti tidaklah mudah. Bali United akan menghadapi tim-tim tangguh dari Jawa Timur, yaitu:

  • Arema FC: 15 Maret 2022
  • Madura United: 21Maret 2022
  • Persebaya Surabaya: 25 Maret 2022
  • Persik Kediri yang waktunya akan ditentukan kemudian.

Ayo Serdadu Tridatu, kobarkan semangat puputanmu untuk menjadi juara lagi!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest Sport Bali

See More

Jadwal Pertandingan Bali United Desember 2025, Wajib Menang!

02 Des 2025, 13:00 WIBSport