Comscore Tracker

[BREAKING] Video Pascagempa 7,4 SR di Banten, Warga Terlihat Panik

#Gempa Meski panik tapi tetap tenang ya

Denpasar, IDN Times - Banten dan sekitarnya diguncang gempa bermagnitudo 7,4 Skala Richter (SR), Jumat (2/8) pukul 20.03 Wita. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis gempa itu terjadi pada kedalaman 10 kilometer di 147 kilometer Barat Daya Sumur, Banten. Menurut akun Twitter @infoBMKG, gempa tersebut berpotensi tsunami. BMKG telah menetapkan 15 titik yang berpotensi tsunami. Tiga di antaranya statusnya siaga. Berikut ini datanya:

*Kota/ Kabupaten (Provinsi) - Status Peringatan*

  • PANDEGLANG BAGIAN SELATAN (BANTEN) - SIAGA
  • PANDEGLANG PULAU PANAITAN (BANTEN) - SIAGA
  • LAMPUNG-BARAT PESISIR-SELATAN (LAMPUNG) - SIAGA
  • PANDEGLANG BAGIAN UTARA (BANTEN) - WASPADA
  • LEBAK (BANTEN) - WASPADA
  • TANGGAMUS PULAU TABUAN (LAMPUNG) - WASPADA
  • SUKABUMI UJUNG-GENTENG (JABAR) - WASPADA
  • TANGGAMUS BAGIAN TIMUR (LAMPUNG) - WASPADA
  • LAMPUNG-SELATAN KEP. KRAKATAU (LAMPUNG) - WASPADA
  • LAMPUNG-SELATAN KEP. LEGUNDI (LAMPUNG) - WASPADA
  • LAMPUNG-BARAT PESISIR-TENGAH (LAMPUNG) - WASPADA
  • LAMPUNG-BARAT PESISIR-UTARA (LAMPUNG) - WASPADA
  • BENGKULU-UTARA PULAU ENGGANO (BENGKULU) - WASPADA
  • KAUR (BENGKULU) - WASPADA
  • LAMPUNG-SELATAN KEP. SEBUKU (LAMPUNG) - WASPADA
  • BENGKULU-SELATAN (BENGKULU) - WASPADA
  • SERANG BAGIAN BARAT (BANTEN) - WASPADA
  • SELUMA (BENGKULU) - WASPADA.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, menyebutkan tiga wilayah yang berstatus siaga adalah Pandeglang bagian selatan (Banten), Pandeglang Pulau Panaitan (Banten), dan Lampung-barat pesisir-selatan (Lampung).

Kata Dwikorita, pemberian status siaga pada ketiga wilayah tersebut karena memiliki potensi tsunami setinggi maksimal tiga meter. Sementara status waspada berarti wilayah tersebut berpotensi tsunami setinggi 0,5 meter. Meski setinggi 0,5 meter, namun bila sudah sampai ke teluk bisa teramplifikasi melompat atau meluap beberapa meter ke daratan.

"Pantai-pantai kita ini secara morfologinya kompleks. Diminta untuk meninggalkan pantai. Kami belum mengakhiri peringatan dini tsunami. Warga tetap tenang. Jangan percaya berita hoaks, tetap tenang meninggalkan pesisir menuju tempat yang lebih tinggi. Nanti kami terus memantau," ujar Dwikorita melalui tayangan Kompas TV, Jumat (2/8).

Menurut penghitungan BMKG, tsunami diperkirakan tiba sekitar pukul 19.35 Wib. "Namun karena fenomena alam ini sangat kompleks, kami mengikuti SOP peringatan dini potensi tsunami yang mewajibkan harus menunggu sampai dua jam," tambahnya.

Gempa ini membuat sejumlah warga panik dan keluar dari gedung. Seperti yang terlihat dalam tayangan video di bawah ini. Warga diminta tetap tenang dan mengikuti info terupdate dari BMKG.

Baca Juga: Banten Gempa 7,4 SR Berpotensi Tsunami, Tiga Lokasi Siaga!

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya