Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Waspada Gelombang 2,5 Meter di Bali Selama Empat Hari ke Depan
Ilustrasi gelombang laut di Bali (IDN Times/Ayu Afria)
  • BMKG Denpasar memperingatkan gelombang sedang setinggi 1,25-2,5 meter di sejumlah perairan Bali pada 29 Oktober hingga 1 November 2026.
  • Wilayah berpotensi terdampak meliputi Perairan Utara dan Selatan Bali, Selat Badung, Selat Bali bagian selatan, serta Selat Lombok bagian utara dan selatan.
  • Kondisi ini berisiko bagi perahu nelayan dan kapal tongkang, dengan pola angin serta kecepatan arus bervariasi di tiap perairan pada 30 Oktober 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BMKG Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan gelombang sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Bali.
  • Who?
    Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah III Denpasar menerbitkan peringatan bagi pelaut, nelayan, dan operator kapal tongkang.
  • Where?
    Perairan Utara dan Selatan Bali, Selat Badung, Selat Bali bagian selatan, serta Selat Lombok bagian utara dan selatan.
  • When?
    Peringatan berlaku pada 29 Oktober hingga 1 November 2026. Data kecepatan arus yang disampaikan berlaku untuk 30 Oktober 2026.
  • Why?
    Gelombang dan angin berpotensi menimbulkan risiko bagi perahu nelayan pada angin 15 knot dan gelombang 1,25 meter, serta kapal tongkang pada angin 16 knot dan gelombang 1,5 meter.
  • How?
    Angin di utara Bali bergerak dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 4–30 knot, sedangkan di selatan Bali dari tenggara hingga selatan dengan kecepatan 4–20 knot.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Denpasar, IDN Times - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan gelombang kategori sedang ketinggian 1,25-2,5 meter rentang 29 Oktober hingga 1 November 2026.

Potensi tersebut berpeluang terjadi di Perairan Utara Pulau Bali, Selat Badung, Selat Bali bagian Selatan, Perairan Selatan Pulau Bali, Selat Lombok bagian Utara dan Selat Lombok Bagian Selatan.

Kondisi tersebut berisiko untuk perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, serta kapal tongkang dengan kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.

Pada rentang tersebut, pola angin di wilayah Perairan Utara Bali bergerak dari arah Timur Laut - Tenggara dengan kecepatan 4 - 30 knot. Sedangkan pola angin di wilayah Selatan Bali bergerak dari arah Tenggara - Selatan dengan kecepatan 4 - 20 knot.

Pada 30 Oktober 2026 kecepatan arus di Perairan Utara Pulau Bali 0,86 - 1,10 kt; Selat Badung 1,84 - 2,86 kt; Selat Bali bagian Selatan 1,08 - 1,20 kt; Perairan Selatan Pulau Bali 1,63 - 2,13 kt; Selat Lombok bagian Utara 1,13 - 2,06 kt; dan Selat Lombok bagian Selatan 2,10 - 3,71 kt.

Editorial Team

Related Article