Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hujan Deras, Tiga Rumah di Tabanan Tertimpa Longsor

Kab. Tabanan
3 min read
Hujan Deras, Tiga Rumah di Tabanan Tertimpa Longsor
Salah satu rumah yang tertimpa longsor di Tabanan (IDN Times/Wira Sanjiwani)
  • Hujan deras di Tabanan memicu longsor di Perum Puskopad 2, Desa Banjar Anyar, yang menimpa tiga bangunan dan melukai dua warga.
  • Ferdinano Vison Pura dan putrinya, Veronica Sulastri, tertimbun longsor; Veronica dirawat di RSUD Tabanan, sementara sejumlah keluarga mengungsi akibat rumah rusak.
  • BPBD Tabanan membersihkan material longsor secara manual hingga 30 Oktober 2026 karena akses perumahan tidak memungkinkan dilalui alat berat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tabanan, IDN Times - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tabanan pada Selasa (27/10/2026) dari sore hari hingga malam menyebabkan tanah longsor di Perum Puskopad 2, BTN Sanggulan, Banjar Jadi Anyar, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

Tercatat tiga bangunan di Perum tersebut tertimpa longsor dan menyebabkan dua orang menderita luka-luka. Dari pantauan IDN Times di lokasi, Rabu (28/10/2026), petugas sedang melakukan pembersihan material longsor. Salah satu korban yang rumahnya tertimpa longsor, Ferdinano Vison Pura (56) mengatakan saat kejadian ia sedang membenarkan atap rumah yang bocor.

"Tanpa ada peringatan, tiba-tiba saja tanah longsor menghantam dan menimpa saya," kata Ferdinano, Rabu (28/10/20260

  1. 1. Ayah dan anak terluka tertimpa longsor

    IMG-20261028-WA0252.jpg
    Salah satu rumah yang tertimpa longsor di Tabanan (IDNTimes/Wira Sanjiwani)

    Ferdinano mengatakan selain dirinya, anak perempuannya, Veronica Sulastri (21) juga tertimpa longsor. "Saya berteriak minta tolong dan ada tetangga yang membantu mengeluarkan kami dari timbunan longsor," ujarnya.

    Ferdinano melanjutkan ia mengalami luka lecet di tangan kanan. Sementara anak perempuannya menderita luka memar di bagian perut, luka dijari tangan dan kaki kanan Saat ini, Veronica masih dalam perawatan di RSUD Tabanan.

    Akibat longsor tersebut, rumah Ferdinano rusak parah terutama bagian dapur dan bagian kamar tamu. "Saat ini kamu mengungsi sementara di rumah kerabat. Kerugian mencapai kurang lebih Rp50jutaan," kata Ferdinano.

    Atas musibah ini, Ferdinano berharap agar pemerintah menata aliran air yang datang dari atas perumahan. "Kalau hujan, air dari atas merembes ke bawah. Diharapkan, dibangun senderan dan saluran irigasi agar air dari atas bisa dicegah untuk tidak mengalir ke bawah," harapnya.

  2. 2. Puluhan tahun tidak pernah terjadi musibah longsor di Perum Puskodad 2

    IMG-20261028-WA0256.jpg
    Salah satu rumah yang tertimpa longsor di Tabanan (IDNTimes/Wira Sanjiwani)

    Ferdinano mengungkapkan jika ia sudah selama 16 tahun tinggal di rumah tersebut. Namun baru kali ini ia mengalami musibah longsor. Diduga tanah tebing di atas rumah para korban labil karena musim kemarau. Hal inilah yang menyebabkan longsor disertai tumbangnya pohon lamtoro yang tumbuh di lahan tersebut ketika hujan deras turun.

    Hal yang sama dipaparkan, Yuda Prawira Putra (33). Rumahnya juga menjadi salah satu yang terkena longsor. Menurutnya, rumah tersebut sudah ada sejak 30 tahun lalu. "Selama puluhan tahun, baru sekarang terjadi longsor," ujarnya.

    Saat longsor terjadi, Yuda sedang berada diteras rumah. Ia mendengar teriakan minta tolong tetangganya. "Saat longsor itu saya lari ke rumah tetangga. Membantu yang tertimpa longsoran. Tidak sampai satu menit, rumah saya kena longsor juga. Gudang dan satu kamar rusak tertimpa longsor," paparnya.

    Yuda melanjutkan untuk sementara ia dan keluarga mengungsi ke tempat saudara, sambil menunggu rumahnya bisa diketempati kembali.

  3. 3. BPBD akan menggelar pembersihan longsor hingga Jumat (30/10/2026)

    IMG-20261028-WA0255.jpg
    Salah satu rumah yang tertimpa longsor di Tabanan (IDNTimes/Wira Sanjiwani)

    Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri mengatakan pihak BPBD Tabanan sudah turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor. "Tindakan pembersihan ini akan digelar hingga Jumat (30/10/2026)," katanya.

    Pembersihan berlangsung agak lambat karena jalur masuk ke perumahan tidak bisa dilewati alat berat. ''Seharusnya bisa lebih cepat jika dibersihkan menggunakan alat berat. Hanya akses masuk tidak memungkinkan. Sehingga pembersihan dilakukan secara manual," kata Giri.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More