Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Harga Tiket Bus Mudik Lebaran di Tabanan Naik Hingga 70 Persen
Masyarakat Tabanan mulai melakukan PO tiket mudik (IDN Times/Wira Sanjiwani)
  • Harga tiket bus AKAP di Tabanan untuk mudik Lebaran 2026 mengalami kenaikan hingga 70 persen akibat lonjakan permintaan, terutama untuk keberangkatan antara 16–18 Maret.

  • Kursi tujuan Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jakarta mulai menipis sejak awal Maret, sehingga masyarakat diimbau memesan tiket lebih awal agar tidak kehabisan.

  • Beberapa operator bus menambah armada guna mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang Lebaran yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi di Bali.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tabanan, IDN Times - Meski hari raya Lebaran masih tiga minggu lagi, namun tiket bus antarkota antarprovinsi (AKAP) untuk mudik sudah mulai diburu warga di Kabupaten Tabanan. Permintaan melonjak dan memicu kenaikan tarif hingga 70 persen, terutama untuk keberangkatan 16–18 Maret 2026. Menurut beberapa agen tiket di Terminal Pesiapan, pemesanan pre-order (PO) tiket sudah mulai berlangsung selama bulan puasa.

"Masyarakat banyak PO untuk keberangkatan tanggal 16 sampai 18 Maret. Untuk tanggal itu harga sudah naik, bahkan mendekati 70 persen dari tarif biasa," ujar salah satu agen tiket, Bello Arda Utama, Rabu (25/2/2026)

1. Kenaikan tiket dimulai per 5 Maret 2025

Ilustrasi bus di Tabanan (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Menurut Bello, kursi tujuan Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jakarta mulai menipis karena banyak calon penumpang memesan lebih awal. Ia mengatakan harga tiket akan mulai naik untuk jadwal keberangkatan mulai tanggal 5 Maret 2026. "Sebelum tanggal 5 Maret, harganya masih normal," ujarnya.

Adapun kenaikan tarif tiket ini bisa mencapai hingga 70 persen. Ia mencontohkan untuk tarif tiket bus ke Surabaya yang biasanya sekitar Rp290 ribu naik menjadi Rp400 ribu saat mendekati puncak mudik. Tarif ke Jakarta yang normalnya sekitar Rp600 ribu melonjak hingga Rp1 juta, tergantung tujuan dan kelas layanan.

2. Calon penumpang diimbau memesan tiket lebih awal

Masyarakat Tabanan mulai melakukan PO tiket mudik (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Bello melanjutkan, dengan adanya peningkatan PO tiket mudik ia mengimbau agar masyarakat yang hendak mudik segera melakukan pemesanan lebih awal. "Jumlah tiket yang terjual terutama yang mendekati hari Lebaran sudah mulai menipis dan ada juga yang sudah habis. DIimbau kalau mau mudik, pesan tiket lebih awal," katanya.

Selain lonjakan permintaan, jadwal keberangkatan juga disesuaikan karena Lebaran tahun ini berdekatan dengan Hari Raya Nyepi di Bali. Sejumlah perusahaan otobus memajukan jadwal agar armada keluar dari Bali sebelum pembatasan saat Pengerupukan. “Karena tanggal 18 Maret itu Pengerupukan Nyepi, seluruh otobus berangkat pagi,” terang Bello.

3. Operator menambah armada untuk antisipasi lonjakan penumpang

Ilustrasi bus di Tabanan (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Bello menyebut, untuk persiapan Lebaran, sebagian operator menambah armada guna mengantisipasi lonjakan penumpang, tetap menyesuaikan kondisi operasional. “Ada penambahan bus, salah satunya Gunung Harta, karena permintaan meningkat,” ucapnya.

Salah satu calon penumpang, Trie Jumiati, mengaku membeli tiket lebih awal agar bisa pulang kampung. “Saya beli sekarang karena takut tidak kebagian. Pengalaman sebelumnya, tiket mudik biasanya sudah habis bahkan seminggu sebelum puasa,” katanya.

Editorial Team