- Kamis (26/2/2026) di Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan
Jadwal Pasar Murah di Tabanan, Gandeng 78 Unit TPK dan RPK

- Pemkab Tabanan menggelar 48 kali pasar murah sepanjang 2026 melalui Perumda Sanjayaning Singasana, bekerja sama dengan 78 unit Toko Pangan Kita dan Rumah Pangan Kita.
- Kegiatan difokuskan pada momentum Hari Besar Keagamaan Nasional untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, dengan dukungan pasokan dari Bulog agar harga tetap terjangkau.
- Program ini menggunakan sistem bisnis bersubsidi tanpa APBD, diharapkan mampu menekan lonjakan harga serta menjaga kestabilan ekonomi daerah menjelang hari raya.
Tabanan, IDN Times - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggelar pasar murah sepanjang 2026 yang dilaksanakan melalui Perumda Sanjayaning Singasana. Pasar murah ini akan digelar 48 kali, dengan menggandeng 78 unit Toko Pangan Kita (TPK) dan Rumah Pangan Kita (RPK).
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Tabanan sekaligus Wakil Sekretaris TIm Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tabanan, Made Hari Sujana, mengatakan pasar murah dilakukan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat. Berikut jadwal pasar murah di Kabupaten Tabanan sepanjang tahun 2026.
1. Jadwal pasar murah di Kabupaten Tabanan tahun 2026

Februari
Maret
- Rabu (4/3/2026) di Desa Tibubiu, Kecamatan Kerambitan
- Kamis (12/3/2026) di Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur
- Selasa (17/3/2026) di Desa Mundeg Kangin, Selemadeg Barat
- Kamis (26/3/2026) di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti
April
- Selasa (7/4/2026) di Desa Buruan, Kecamatan Penebel
- Jumat (17/4/2026) di Desa Pajahan, Kecamatan Pupuan
- Rabu (22/4/2026) di Desa Wanagiri, Kecamatan Selemadeg
- Selasa (26/4/2026) di Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan
Mei
- Rabu (6/5/2026) di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti
- Selasa (12/5/2026) di Desa Buwit, Kecamatan Kediri
- Kamis (21/5/2026) di Desa Batuaji, Kecamatan Kerambitan
- Selasa (26/5/2026) di Desa Petiga, Kecamatan Marga
Juni
- Jumat (5/6/2026) di Desa Biaung, Kecamatan Penebel
- Rabu (10/6/2026) di Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan
- Kamis (18/6/2026) di Desa Dalang, Kecamatan Selemadeg Timur
- Jumat (26/6/2026) di Desa Tiying Gading, Kecamatan Selemadeg Barat
Juli
- Jumat (3/7/2026) di Desa Serampingan, Kecamatan Selemadeg
- Kamis (9/7/2026) di Desa Gubug, Kecamatan Tabanan
- Jumat (17/7/2026) di Desa Mekarsar,i Kecamatan Baturiti
- Jumat (24/7/2026) di Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri
Agustus
- Jumat (7/8/2026) di Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambitan
- Jumat (14/8/2026) di Desa Tua, Kecamatan Marga
- Jumat (21/8/2026) di Desa Pesagi, Kecamatan Penebel
- Jumat (28/8/2026) di Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan
September
- Jumat (4/9/2026) di Desa Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur
- Jumat (11/9/2026) di Desa Mundeh, Kecamatan Selemadeg Barat
- Jumat (18/9/2026) di Desa Bajera Utara, Kecamatan Selemadeg
- Jumat (25/9/2026) di Desa Denbantas, Kecamatan Tabanan
Oktober
- Rabu (7/10/2026) di Desa Bangli, Kecamatan Baturiti
- Jumat (16/10/2026) di Desa Belalang, Kecamatan Kediri
- Kamis (22/10/2026) di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan
- Rabu (28/10/2026) di Desa Kuwum, Kecamatan Marga
November
- Jumat (6/11/2026) di Desa Sangketan, Kecamatan Penebel
- Kamis (12/11/2026) di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan
- Rabu (18/11/2026) di Desa Tegal Mengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur
- Jumat (27/11/2026) di Desa Bengkel Sari, Krcamatan Selemadeg Barat
Desember
- Jumat (4/12/2026) di Desa Wanagiri Kuah, Kecamatan Selemadeg
- Kamis (10/12/2026) di Desa Subamia, Kecamatan Tabanan
- Jumat (18/12/2026) di Desa Pejaten, Kecamatan Kediri
- Rabu (23/12/2026) di Desa Selanbawak, Kecamatan Marga.
2. Kegiatan pasar murah difokuskan pada momentum Hari Besar Keagamaan Nasional

Hari Sujana mengatakan, kegiatan pasar murah difokuskan pada momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), seperti Ramadan, Nyepi, Galungan dan Kuningan, yang biasanya diikuti oleh kenaikan harga bahan pokok.
Ia melanjutkan, 78 unit TPK dan RPK yang telah terdaftar, teregistrasi, dan terverifikasi oleh Bulog dilibatkan untuk menyediakan kebutuhan pokok, mulai dari beras hingga minyak goreng. Selain itu, Bulog juga berperan dalam memastikan pasokan tersedia dengan harga pokok yang lebih rendah.
3. Pasar murah diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah

Pada pasar murah ini, Hari Sujana menjelaskan, polanya dilakukan melalui kerja sama antarinstansi dengan sistem bisnis bersubsidi, sehingga tidak menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). TPK, RPK, maupun Perumda mengambil produk kebutuhan pokok dari Bulog dengan harga lebih murah, lalu dijual ke masyarakat di bawah harga pasar. Dengan pola ini, semua pihak diuntungkan. Masyarakat mendapat harga lebih murah, sementara stok tetap terjaga stabil.
Hari Sujana berharap, program pasar murah ini mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah dan menekan potensi lonjakan harga menjelang hari raya. Pihaknya optimis tidak ada kenaikan harga di luar batas, karena ketersediaan stok dan distribusi sudah diantisipasi melalui pasar murah.


















