Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Teman Tuli Berselancar di Kartini Go Surf 2026 Kuta

Teman Tuli Berselancar di Kartini Go Surf 2026 Kuta
Team CORTI Deaf Surfers di Kartini Go Surf 2026 (IDN Times/Ayu Afria)
Intinya Sih
5W1H
  • Sebanyak 26 surfer perempuan, termasuk enam Teman Tuli dari Team CORTI Deaf Surfers, ikut meramaikan Kartini Go Surf 2026 di Pantai Kuta untuk memperingati Hari Kartini.
  • Teman Tuli belajar surfing menggunakan bahasa isyarat dan visual gerakan dibimbing Juru Bahasa Isyarat dari Yayasan Rumah Budaya Taman Sari agar lebih mudah memahami teknik selancar.
  • Kegiatan tahunan Kartini Go Surf difokuskan pada pengembangan pariwisata pesisir Bali, dengan penyelenggara menyoroti meningkatnya minat generasi muda terhadap olahraga selancar di berbagai pantai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Badung, IDN Times - Suasana Pantai Kuta, pada Minggu (19/4/2026) siang, diramaikan sejumlah aksi surfer girls untuk menyambut Hari Kartini. Sebanyak 26 surfer perempuan ikut dalam kegiatan Kartini Go Surf 2026.

Enam orang di antaranya merupakan Teman Tuli yang tergabung dalam Team CORTI Deaf Surfers. Mereka adalah Ayu Intan Melisa Maharani (21), Ni Komang Namira Dharma Yanti (17), Putu Indah Cahyani Dewi (18), Komang Ayu Krishna Kirana (18), Cecilia Astrid (19), dan Maria Fatima Seran (22).

Ayu Intan sebelum berjibaku dengan ombang mengatakan, senang terlibat kegiatan Kartini Go Surf 2026. Ia telah mengikuti kegiatan ini selama 3 tahun berturut-turut. Kendati memakai kebaya tidak menghalangi geraknya untuk menumpangi papan selancar. Ia bersama teman satu timnya kompak memakai kebaya berwarna tosca.

"Tahun 2022 belajar surfing-nya. Karena hobi dan senang mengikuti surfing," ungkap Intan.

Juru Bahasa Isyarat (JBI) dari Yayasan Rumah Budaya Taman Sari, Made Windawan, bercerita teman tuli belajar surfing menggunakan bahasa isyarat. Jika tetap tidak mengerti, mereka dilatih menggunakan visual gerakan dan gestur sehingga lebih cepat belajar untuk surfing.

"Meski anak-anak tuli bukan penghalang bagi mereka," ungkap Made.

Pantai Kuta
Team CORTI Deaf Surfers di Kartini Go Surf 2026 (IDN Times/Ayu Afria)

Kabupaten Badung sendiri memang memiliki potensi sebagai spot surfing. Misalnya di Pantai Kuta yang ombaknya direkomendasikan bagi pemula. Kemudian di pantai wilayah Canggu, dan untuk surfer profesional di Pantai Padang Padang.

Sementara itu, Made Bagus Irawan alias Piping selaku penyelenggara kegiatan mengatakan, kegiatan Kartini Go Surf 2026 ini difokuskan untuk pengembangan pariwisata pesisir yang telah dilaksanakan setiap tahunnya.

Ia mengamati regenerasi surfing saat ini berjalan cukup masif di Bali. Banyak anak kecil hingga remaja yang tertarik melakoni olahraga ini.

"Saya lihat ada perkembangan di setiap destinasi wisata yang berombak atau tidak berombak," ungkapnya.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More