Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Solusi Penampungan Kompos Bali, Dibangun di Bekas Lahar Gunung
Situasi di lahan kosong di Eks Galian C Klungkung, tepatnya di utara Mbung Tukaf Unda yang direncanakan menjadi lokasi pengolahan sampah organik. (Dok.IDN Times/istimewa)

  • Pemprov Bali menyiapkan pembangunan pusat penempatan sementara material kompos di Klungkung sebagai solusi darurat pengelolaan sampah organik.
  • Proyek senilai sekitar Rp400 miliar ini akan memanfaatkan lahan eks Galian C di Desa Gunaksa yang dinilai strategis dan jauh dari permukiman padat.
  • Rencana pembangunan masih dalam tahap perencanaan awal tingkat provinsi, menyusul penutupan TPA Suwung untuk sampah organik di Denpasar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
1963

Lahar dingin dari letusan Gunung Agung mengendap di kawasan yang kini dikenal sebagai eks Galian C di Desa Gunaksa.

Senin (6/4/2026)

Bupati Klungkung I Made Satria membenarkan bahwa Pemprov Bali telah meninjau lahan di sebelah utara Embung Tukad Unda untuk rencana pembangunan penempatan sementara material kompos.

kini

Proyek ini masih berada pada tahap perencanaan awal dengan estimasi anggaran sekitar Rp400 miliar.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Provinsi Bali merencanakan pembangunan pusat penempatan sementara material kompos di Kabupaten Klungkung dengan anggaran sekitar Rp400 miliar.
  • Who?
    Pemerintah Provinsi Bali bersama Bupati Klungkung I Made Satria, yang membenarkan adanya rencana dan pengecekan lokasi oleh pihak provinsi.
  • Where?
    Lokasi direncanakan di kawasan eks Galian C, sebelah utara Embung Tukad Unda, Desa Gunaksa, Kabupaten Klungkung, Bali.
  • When?
    Pengecekan lokasi dilakukan pada Senin, 6 April 2026. Proyek masih berada dalam tahap perencanaan awal tanpa jadwal pembangunan pasti.
  • Why?
    Rencana ini dibuat untuk mencari solusi terhadap masalah sampah di Bali serta memanfaatkan lahan strategis milik provinsi yang luas dan jauh dari permukiman padat.
  • How?
    Pemerintah provinsi menyiapkan pembangunan fasilitas terpusat di atas lahan eks Galian C; detail teknis pelaksanaan masih menunggu informasi lebih lanjut dari tingkat provinsi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pemerintah Bali mau bikin tempat besar untuk penempatan sementara material kompos di Klungkung. Tempatnya di tanah dekat Embung Tukad Unda, di Desa Gunaksa. Dulu itu tanah bekas lahar gunung. Katanya uangnya banyak sekali, sampai ratusan miliar. Sekarang masih direncanakan dan belum dibangun, tapi orang pemerintah sudah lihat lokasinya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Rencana pembangunan pusat penempatan sementara material kompos di Klungkung menunjukkan langkah nyata pemerintah provinsi dalam menata pengelolaan lingkungan secara lebih terarah. Pemilihan lahan eks Galian C yang luas dan jauh dari permukiman mencerminkan perencanaan matang, sementara dukungan anggaran besar menandakan komitmen serius untuk menghadirkan fasilitas berstandar tinggi bagi kompos di Bali.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Klungkung, IDN Times – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terus mencari solusi untuk mengatasi persoalan sampah yang kian mendesak. Satu langkah yang tengah disiapkan adalah membangun pusat penempatan sementara material kompos di Kabupaten Klungkung. Lokasi yang direncanakan berada di kawasan eks Galian C, tepatnya sebelah utara Embung Tukad Unda, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan.

Area ini dinilai strategis karena merupakan lahan milik provinsi yang sebelumnya sudah dimanfaatkan untuk proyek infrastruktur Mbung Tukad Unda. Bupati Klungkung, I Made Satria, membenarkan rencana tersebut. Ia mengungkapkan, Pemprov Bali telah turun langsung untuk mengecek lokasi yang akan digunakan.

Inggih (iya). Tempo hari sempat cek lokasi di lahan provinsi, sebelah utara embung,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

1. Anggaran pembangunan disebut-sebut mencapai Rp400 miliar

ilustrasi anggaran (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Proyek ini disebut-sebut akan didukung anggaran yang cukup besar, yakni sekitar Rp400 miliar. Dana tersebut rencananya digunakan untuk membangun fasilitas penempatan sementara material kompos yang terpusat di Klungkung.

2. Mengapa lokasi eks galian C dipilih?

ilustrasi sampah organik (pexels.com/Denise Nys)

Kawasan eks Galian C di Gunaksa merupakan hamparan lahan kering, yang dulunya menjadi muara lahar dingin saat letusan Gunung Agung pada 1963.

Seiring waktu, lahan tersebut telah dibebaskan oleh Pemprov Bali dan dimanfaatkan untuk pembangunan Embung Tukad Unda, serta normalisasi aliran sungai guna mendukung proyek besar Pusat Kebudayaan Bali (PKB).

Dengan kondisi lahan yang luas dan relatif jauh dari permukiman padat, kawasan ini dinilai cocok untuk pengembangan fasilitas pengolahan sampah berskala besar.

3. Masih tahap perencanaan

ilustrasi sampah organik (pexels.com/Yan Krukau)

Meski rencana ini sudah mulai mengerucut, detail teknisnya masih belum dipaparkan secara rinci. Pemerintah daerah (pemda) menyebut proyek ini masih berada pada tahap perencanaan awal di tingkat provinsi.

“Belum (teknisnya), baru perencanaan bapak gubernur,” jelas Satria.

Sekadar diketahui, rencana ini muncul sepekan setelah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Suwung resmi berhenti menerima sampah organik, memicu tumpukan dan pembakaran sampah di sejumlah titik Kota Denpasar.

Editorial Team