Denpasar, IDN Times - Selama ini Pemilihan Umum (Pemilu) selalu ditandai oleh jari pemilih yang telah tercelup tinta. Sejumlah restoran bahkan memberikan promo khusus kepada pembeli apabila menunjukkan jari yang ada tintanya, sebagai bukti bahwa memang telah ikut berpartisipasi dalam menggunakan hak suaranya. Namun kini hal itu sudah tidak ada lagi di Pilkada Serentak Tahun 2020. Sebab pesta demokrasi sekarang berlangsung di tengah pandemik COVID-19, Rabu (9/12/2020).
Warga Kota Denpasar memberikan suaranya untuk memilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota dari dua pasangan calon (Paslon). Yakni I Gusti Ngurah Jaya Negara-I Kadek Agus Arya Wibaya dan Gede Ngurah Ambara Putra-Made Bagus Kertha Negara.
Berikut pengalaman jurnalis IDN Times ketika mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 31 Desa/Kelurahan Pemecutan Kaja, Denpasar.
