Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rumah Maggot di Kampung Islam Kepaon Dapat Bantuan Rehabilitasi
Rehabilitasi Rumah Maggot (Dok.IDN Times/istimewa)
  • Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma dan TP PKK Kota Denpasar menyerahkan bantuan rehabilitasi Rumah Maggot di Kampung Islam Kepaon untuk mendukung pengelolaan sampah organik masyarakat.
  • Bantuan mencakup pembangunan toilet, sumur gali, tong sampah edukasi, serta sambungan listrik PLN guna memperkuat operasional dan peran warga dalam mengelola sampah dari sumbernya.
  • Rumah Maggot Pemogan menjadi pusat pembelajaran lingkungan yang mengolah sampah organik dengan larva BSF, menghasilkan pakan bernilai ekonomi dan pupuk organik ramah lingkungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Denpasar, IDN Times - Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma bersama TP PKK Kota Denpasar menyerahkan bantuan rehabilitasi Rumah Maggot kepada Komunitas Aksi Masyarakat Peduli Lingkungan Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, Selasa (23/6/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, I Putu Yasa, kepada Ketua Komunitas Aksi Masyarakat Peduli Lingkungan Desa Pemogan, Ana Rohanah Salamah.

Bantuan yang diberikan meliputi rehabilitasi rumah maggot, pembangunan toilet, pembuatan sumur gali, tong sampah edukasi, serta sambungan baru listrik PLN guna mendukung operasional pengelolaan sampah organik.

"Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat peran masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya," jelas Putu Yasa.

1. Sampah persoalan bersama

memotong sampah organik (freepik.com/freepik)

Putu Yasa mengatakan, dukungan terhadap Rumah Maggot Pemogan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Sebagai perusahaan daerah yang bergerak di bidang pelayanan air minum, pihaknya memandang pengelolaan sampah dan pelestarian sumber daya alam sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

2. Peningkatan kesadaran masyarakat soal sampah

Rehabilitasi Rumah Maggot (Dok.IDN Times/istimewa)

Ketua Komunitas Aksi Masyarakat Peduli Lingkungan Desa Pemogan, Ana Rohanah Salamah menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Melalui budidaya larva Black Soldier Fly (BSF), sampah organik rumah tangga dapat diolah menjadi pakan bernilai ekonomi dan menghasilkan kasgot yang bermanfaat sebagai pupuk organik.

"Melalui kolaborasi ini diharapkan kesadaran dalam pengelolaan sampah dari hulu semakin meningkat sehingga mampu mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," jelasnya.

3. Rumah Maggot di Kampung Islam Kepaon jadi percontohan

Rehabilitasi Rumah Maggot (Dok.IDN Times/istimewa)

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, keberadaan Rumah Maggot di Kampung Islam Kepaon tersebut berdampak positif. Lokasi tersebut selama ini menjadi salah satu pusat pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat.

Bantuan yang diberikan dapat semakin meningkatkan kapasitas budidaya maggot sekaligus memperkuat fungsi Rumah Maggot sebagai pusat pembelajaran lingkungan.

"Dedikasi yang dilakukan oleh Ketua Komunitas Aksi Masyarakat Peduli Lingkungan Desa Pemogan, Ana Rohanah Salamah, telah memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan pelajar dalam memahami pentingnya pengelolaan sampah sejak dini," ujarnya.

Editorial Team

Related Article