Primakara University Siap Terima 25 Mahasiswa Beasiswa Pemprov Bali

Denpasar, IDN Times - Primakara University yang terletak di Jalan Tukad Badung Nomor 135, Kota Denpasar tersebut menyatakan dukungannya terhadap program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, Satu Keluarga Satu Sarjana, yang akan dijalankan pada Agustus 2025 bertepatan dengan penerimaan mahasiswa baru.
Hal tersebut disampaikan oleh Founder dan Rektor Primakara University, I Made Artana, bahwa ia menyanggupi menerima 25 mahasiswa beasiswa Pemprov Bali. Dukungan tersebut ia ungkapkan saat bertemu langsung dengan Gubernur Bali, Wayan Koster.
"Tahun ini harapannya kita bisa menerima 500 mahasiswa baru. Pendaftarannya masih berproses sampai akhir Agustus. Dalam meeting dengan Pak Gubernur beberapa waktu lalu, saya menyampaikan kesiapan untuk menerima 25 mahasiswa beasiswa Pemprov Bali," terangnya, pada Rabu (4/6/2025).
1. Primakara University mendukung beasiswa untuk keluarga miskin

Made Artana menyebutkan, Primakara University siap menjadi bagian untuk menyukseskan program tersebut bersama perguruan tinggi lain, baik PTN maupun PTS, serta stakeholder lain.
Program Satu Keluarga Satu Sarjana ini baginya memiliki beberapa tujuan di antaranya meningkatkan taraf hidup keluarga miskin dan rentan miskin melalui pendidikan, pemerataan akses pendidikan tinggi, meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) ke Perguruan Tinggi dan lainnya.
"Kami di Primakara pasti mendukung inisiatif atau program baik dari pemerintah, dalam hal ini adalah Pemerintah Provinsi Bali," terangnya.
2. Primakara University akan memanfaatkan Beasiswa Gemilang

Primakara University hingga saat ini juga memiliki program Beasiswa Gemilang, yang kuotanya mencapai 100 mahasiswa setiap tahunnya. Program ini ia sampaikan ditawarkan dari tahun ke tahun. Hanya saja fokusnya adalah menjaring anak-anak berprestasi baik akademik, nonakademik maupun technopreneur.
Dari jumlah kuota Beasiswa Gemilang tersebut, tidak semuanya terpenuhi. Made Artana menyebutkan, misalnya tahun kemarin hanya terisi 63 orang dengan besaran beasiswa yang bervariasi. Jumlah tersebut adalah mereka yang memenuhi syarat.
"Nah program dari Pemrov ini akan kami sambungkan dengan Beasiswa Gemilang. Kuotanya sebagian diarahkan untuk mendukung program tersebut," terangnya.
3. Pemerintah Provinsi Bali mengandalkan APBD untuk beasiswa

Sebelumnya Pemprov Bali melibatkan semua perguruan tinggi untuk bergotong royong mengembangkan sumber daya manusia (SDM) Bali unggul melalui Program Satu Keluarga Satu Sarjana. Setiap siswa penerima program ini akan mendapat bantuan Biaya Hidup sebesar Rp1,4 juta per mahasiswa setiap bulan untuk kebutuhan kos, makan, dan transportasi.
Bantuan biaya sebesar Rp1,4 juta per mahasiswa per bulan tersebut akan digelontorkan sampai penerima selesai kuliah. Dananya bersumber dari APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun 2025.



















