Panel Gapura Tabanan Rusak Padahal Masih Baru, Ini Kata Pemkab

- Panel gapura tapal batas Tabanan–Jembrana sempat rusak diduga akibat air hujan, meski baru rampung dibangun akhir 2025.
- Pemkab Tabanan memastikan kerusakan ditangani rekanan karena bangunan masih dalam masa pemeliharaan satu tahun.
- Panel gapura kini telah diperbaiki; proyek tapal batas ini dibangun dengan anggaran sekitar Rp5 miliar.
Tabanan, IDN Times - Beberapa waktu lalu, warganet menyoroti adanya kerusakan pada satu panel gapura tapal batas Kabupaten Tabanan tepatnya di perbatasan Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Jembrana yang berlokasi di Desa Selabih, Kecamatan Selemadeg Barat. Kerusakan diduga karena air hujan yang masuk ke dalam panel yang menyebabkan jebol. Ini menjadi sorotan mengingat tapal batas ini baru saja selesai dibangun akhir tahun 2025 lalu.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP), Pemkab Tabanan menegaskan bahwa kerusakan tersebut telah ditindaklanjuti. Dinas PUPRPKP melalui Bidang Cipta Karya menyampaikan bahwa panel gapura yang mengalami kerusakan sudah diperbaiki oleh pihak ketiga atau rekanan yang mengerjakan pembangunan gapura tersebut.
1. Setiap bangunan hasil pekerjaan fisik memiliki masa pemeliharaan satu tahun

Plt. Kadis PUPRPKP Kabupaten Tabanan I Made Dedy Darmasaputra, menjelaskan bahwa setiap bangunan hasil pekerjaan fisik memiliki masa pemeliharaan selama satu tahun setelah pekerjaan dinyatakan selesai. Dalam periode tersebut, segala bentuk kerusakan menjadi tanggung jawab penuh pihak rekanan.
“Bangunan ini masih dalam masa pemeliharaan selama satu tahun. Jadi apabila terjadi kerusakan, maka menjadi kewajiban rekanan untuk memperbaiki sesuai kontrak kerja, tanpa membebani anggaran pemerintah daerah,” jelasnya, Rabu (7/1/2026).
2. Panel gapura saat ini sudah diperbaiki

Dedy melanjutkan saat ini, panel gapura yang sebelumnya mengalami kerusakan tersebut telah diperbaiki dan kembali dalam kondisi baik. Pemerintah Kabupaten Tabanan juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang aktif menyampaikan informasi dan masukan melalui media sosial sebagai bagian dari pengawasan publik terhadap pembangunan daerah.
Pemkab Tabanan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas infrastruktur daerah serta memastikan setiap pekerjaan fisik dilaksanakan sesuai standar teknis, spesifikasi, dan ketentuan yang berlaku demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
3. Tapal batas dibangun dengan anggaran Rp5 Miliar

Berdasarkan informasi, tapal batas di wilayah barat Tabanan tersebut sebelumnya rampung pada November 2025 dengan anggaran sekitar Rp5miliar. Pembangunan ini merupakan bagian dari penataan wajah daerah, khususnya pintu masuk kabupaten, dengan mengusung konsep story land yang menonjolkan identitas Tabanan sebagai lumbung pangan dan daerah seni budaya Bali.


















