9 Pura di Desa Abiantuwung Tabanan Rusak Akibat Air Bah

Pura ini tersapu arus Sungai Yeh Sungi

Hujan intensitas tinggi yang turun, Senin (17/10/2022) lalu, menyebabkan sembilan pura di wilayah Desa Abiantuwung

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Distribusi Air Bersih Tabanan Terganggu

Baca Juga: Tabanan Catat 100 Titik Lokasi Bencana di 10 Kecamatan

1. Sembilan pura di Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, rusak karena tersapu arus Tukad Yeh Sungi

9 Pura di Desa Abiantuwung Tabanan Rusak Akibat Air BahPura Anyar atau Pura Luhur di Banjar Tapesan, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, yang rusak tersapu arus Sungai Yeh Sungi, Senin (17/10/2022) lalu. (Dok.IDN Times/Istimewa)

Perbekel Abiantuwung, Gusti Agung Ngurah Bayu Pramana, menjelaskan hujan intensitas tinggi yang terjadi Senin (17/10/2022), juga membawa dampak kerusakan cukup berat di berbagai wilayah. Berikut ini daftar sembilan pura yang mengalami kerusakan:

  • Pura Campuhan yang berlokasi di Banjar Ganter: empat pelinggih, panyengker, dan bangunan sambyangan hanyut. Ketinggian air pada saat kejadian mencapai 10 meter dari permukaan sungai, dan masuk hingga areal pura. Hanya pelinggih Ganesha yang masih tetap utuh
  • Pura Empelan Sidi Karya di Banjar Tapesan: bale pewaregan dan panyengkernya hanyut
  • Pura Beji Taman Ganter di Banjar Ganter: bangunan sambyangan dan panyengkernya hanyut
  • Pura Buke di Banjar Tapesan: pelinggih, panyengker, dan sambyangan rusak yang kini dalam posisi miring (nyerendeng)
  • Pura Beten Jepun di Banjar Tapesan: bangunan sambyangan, panyengker, dan pelinggihnya hanyut tak bersisa. Hanya menyisakan pondasi pura
  • Pura Anyar atau Pura Luhur di Banjar Tapesan: panyengker, sembilan pelinggih, dan sambyangan hanyut terbawa arus sungai. Bangunan yang tersisa di Pura Anyar hanya apit curang, bale gong, dan pewaregen
  • Pura Beji Sudamala di Banjar Suralaga: bangunan sambyangan dan panyengker dalam posisi miring
  • Pura Beji Beten Waru di Banjar Pasekan: bagian panyengkernya hanyut
  • Pura Guru Beten Kangin yang lokasinya bersebelahan dengan Pura Beji Beten Waru: bangunan sambyangan, pelinggih, dan penyengker dalam posisi miring.

2. Tiga infrastruktur di Desa Abiantuwung ikut hancur

9 Pura di Desa Abiantuwung Tabanan Rusak Akibat Air BahPura Anyar atau Pura Luhur di Banjar Tapesan, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri yang rusak tersapu arus Sungai Yeh Sungi, Senin (17/10/2022) lalu (Dok.IDN Times/Istimewa)

Selain sembilan pura, luapan Tukad Yeh Sungi juga mengakibatkan tiga infrastruktur di Desa Abiantuwung hancur, yaitu:

  • Jembatan penghubung antara Banjar Yang Api dan Banjar Tapesan sepanjang 23 meter dengan lebar 1,5 meter. Jembatan ini merupakan jalur alternatif atau penghubung antara Kabupaten Badung dan Kabupaten Tabanan, yang hanya bisa dilintasi oleh kendaraan roda dua. Menurut Bayu, jembatan tersebut adalah jalan akses ekonomi masyarakat untuk membawa hasil pertanian, dan akses menuju SMPN 5 Kediri. Karena rusak, masyarakat harus memutar arah melewati jalur utama dengan jarak sekitar 5 kilometer
  • Jembatan penghubung antara Banjar Suralaga dan Banjar Ganter sepanjang sekitar 20 meter dengan lebar 3 meter dalam kondisi putus tergerus air bah
  • Bendungan Dam Yeh Mundeh di Banjar Tapesan hancur. Hancurnya bendungan ini  berdampak pada saluran irigasi Subak Mundeh yang diprediksi akan mati total selama satu tahun jika tidak segera diperbaiki.

"Lokasi persawahan (Subak Mundeh) yang dialiri ini ada di Desa Nyambu. Kondisi dam jebol dan saluran irigasi tertimbun material longsor," kata Bayu.

3. Kerugiannya diperkirakan mencapai miliaran Rupiah

9 Pura di Desa Abiantuwung Tabanan Rusak Akibat Air BahIlustrasi Uang (IDN Times/Arief Rahmat)

Selain bendungan dan infrastruktur, kerusakan juga terjadi pada bangunan pribadi seperti tembok rumah warga di Banjar Yang Api, dan kandang babi warga yang tergerus. Berdasarkan catatan yang diterima Bayu, ada dua rumah hancur di bagian temboknya.

Total kerugiannya masih dihitung berdasarkan tingkat kerusakan pura, dari kerugian nonfisik berupa upacara dan banten.

"Namun jika ditotal keseluruhan, termasuk infrastruktur yang hancur, di kisaran miliaran Rupiah," terang Bayu.

Penanganan pura ini, kata Bayu, juga harus berkoordinasi dulu. Sebab desa adat pura di Banjar Ganter ada yang masuk ke wilayah Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung, dan desa dinasnya masuk di wilayah Kabupaten Tabanan. Kemudian yang di Banjar Tapesan, desa adatnya masuk ke wilayah Kelaci Kaja, Kecamatan Marga (Kabupaten Tabanan) dan dinasnya di Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri (Kabupaten Tabanan).

Topik:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya